Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Komitmen Pemprov Jatim dalam menjaga kualitas pangan kembali menuai apresiasi nasional. Pada ajang peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia, Jawa Timur berhasil meraih peringkat pertama Indeks Keamanan Pangan Segar (IKPS) Tingkat Nasional 2024 dari Badan Pangan Nasional (NFA), mengungguli Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Penghargaan ini diterima melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jatim yang diumumkan dalam seremoni di International Convention Center (IICC), Bogor, pekan lalu. Acara tersebut juga sekaligus menandai peluncuran resmi IKPS sebagai alat ukur nasional keamanan pangan segar.
BACA JUGA:
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
Gubernur Khofifah mengungkapkan, IKPS Jatim tahun lalu mencapai total skor 80 yang terdiri dari SDM dan Kelembagaan (14), Penjaminan Keamanan Pangan (28), perdagangan (20), kesehatan masyarakat skor (8), dan kesadaran masyarakat (11).
“Alhamdulillah, prestasi ini adalah hasil kerjasama semua instansi terkait dan lapisan masyarakat di Jawa Timur. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan pangan segar di Jawa Timur tinggi,” kata Khofifah, Rabu (2/7/2025).
Ia menyebutkan, capaian ini adalah bentuk nyata dari komitmen Pemprov Jatim bersama seluruh elemen strategis dalam menyediakan pangan berkualitas.
Peningkatan keamanan pangan segar menjadi bagian dari strategi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang mencakup pengawasan residu pestisida dan kimia berbahaya, uji cepat pangan melalui Gerakan Pangan Aman di wilayah sentra produksi seperti apel di Malang, sayur di Batu, dan ikan di Lamongan, serta penerapan Good Agricultural Practices (GAP) melalui pelatihan petani dan sertifikasi komoditas unggulan seperti beras, cabai, dan bawang merah
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




