GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan Corona (Covid-19) Pemkab Gresik, Saifudin Ghozali mengungkapkan, bahwa orang dalam risiko (ODR), orang dalam pemantauan (ODP), dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona (Covid-19), jumlahnya terus meningkat.
Hingga Minggu (22/3), tercatat ODR mencapai 620 orang, ODP 25 orang, dan PDP 7 orang.
BACA JUGA:
- TMMD ke-128 Gresik Ditutup, Jalan hingga RTLH di Desa Slempit Rampung Dibangun
- Tersangka Penganiayaan Pegawai DPUTR Gresik Ditahan, Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Kejaksaan
- Kejari Gresik Tahan Pegawai DPUTR Tersangka Penganiayaan
- Sekda Ikuti Launcing KDKMP secara Virtual, 126 Koperasi Merah Putih Gresik Siap Beroperasi
"Untuk itu, kami meminta masyarakat Kabupaten Gresik terus waspada terhadap sebaran Covid-19," ujar Saifudin Ghozali, mendampungi Kepala Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupatan Gresik Nadlif kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (23/3).
Menurut Ghozali, Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memantau perkembangannya, terutama bagi pasien yang baru masuk ruang isolasi di rumah sakit.
Namun demikian Ghozali meminta masyarakat tak panik berlebihan atas peningkatan orang yang ODR, ODP, dan PDP tersebut. "Kita harus secara bersama-sama melawan Corona sekarang hingga habis," ajak Kepala Dinkes Gresik ini.
Ghozali mengungkapkan, tren jumlah ODR, ODP, dan PDP yang terus naik, sangat berpotensi untuk menetapkan Kabupaten Gresik "Darurat Corona".
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




