Rabu, 04 Agustus 2021 07:21

Terkait Pengeroyokan PKL Disabilitas, Minggu Depan Polisi Panggil Kepala Diskoperindag Kota Malang

Jumat, 20 Maret 2020 21:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Terkait Pengeroyokan PKL Disabilitas, Minggu Depan Polisi Panggil Kepala Diskoperindag Kota Malang
Kompol Yunar Hotma P Sirait, Kasatreskrim Polresta Malang Kota.

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polresta Malang Kota terus mengembangkan penyelidikan kasus pengeroyokan yang dilakukan oknum Wastib (pengawasan dan penertiban) dari Diskoperindag Kota Malang terhadap seorang PKL penyandang disabilitas, yakni Lickmanto (24), warga Muharto Kota Malang.

Sudah ada 11 orang saksi yang dimintai keterangannya oleh penyidik. Dari 11 orang itu, ada 6 orang unsur dari Wastib. Sisanya adalah pelapor dan warga umum lainnya. Hal ini disampaikan Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma P Sirait, Jumat (20/03).

“Minggu depan akan segera memanggil Kepala Diskoperindag Kota Malang dalam rangka meminta keterangan, sekaligus pengembangan. Tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan satu atau dua orang saksi baru,” katanya.

Ditanya kemungkinan peningkatan status ke penyidikan, perwira berpangkat melati satu ini mengatakan masih terus melakukan pengembangan. “Kami masih terus menggali keterangan dari banyak pihak. Di samping itu, alat bukti (visum) belum terkantongi. Jika ada orang mengaku sudah berhasil mengantongi hasil visum, itu adalah hoax (bohong). Kita masih terus menggali banyak hal, untuk mengungkap peristiwa tindak pidananya,” tambahnya.

BACA JUGA : 

Bea Cukai Malang Amankan 31.284 Batang Rokok Ilegal

Jual Burung Langka Lewat FB, Pria ini Diringkus Polisi

Satpol PP Kota Malang Tertibkan Warung di Trotoar Jalan Diponegoro

Menyaru Polisi dan Jadikan Istri Sebagai Umpan, Komplotan ini Rampas Barang Berharga Korban

Terpisah, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono menyayangkan adanya peristiwa pengeroyokan tersebut. Ia meminta ke depannya penertiban PKL tidak menggunakan kekerasan atau aksi anarkis. “Pelaksanaan penertiban mesti dilakukan sesuai SOP,” tegas Trio Agus.

“Ke depannya, kami akan lakukan hearing dengan pihak Diskoperindag, guna mengklarifikasi akan masalah ini,” kata Trio Agus.

Sementara, Kepala Diskoperindag Wahyu Setianto menyatakan akan mengikuti proses yang saat ini tengah berjalan. “Daripada salah lagi nantinya,” singkatnya. (iwa/thu/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...