Jalan Sultan Agung Jember Ditutup Sebulan Penuh Pasca Ambles

Jalan Sultan Agung Jember Ditutup Sebulan Penuh Pasca Ambles Kasi Jianrek Sub Bid Jemenopsrek Sub Ditkamsel Korlantas Polri AKBP Moch. Risya Mustario melakukan sidak ke Jalan Sultan Agung, Jember, yang ambles.

Ia juga mengungkapkan kemungkinan akan mengubah jalur nasional itu menjadi dua arah setelah proses tersebut dilakukan. Juga menimbang arus lalu lintas di Jember yang semakin padat.

"Jika dulunya one way nanti akan dilakukan komunikasi lebih lanjut dengan forum lalu lintas yang juga gabungan dari Forkopimda bagusnya gimana. Apakah dimungkinkan untuk dua arah, atau rekayasa lalin lain. Yang jelas upaya sekarang adalah normalisasi sungai, dan bersyukur tidak ada korban jiwa," pungkasnya.

Sementara itu diketahui Senin malam (2/3) sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak ke lokasi meninjau lokasi bencana. Saat itu Bupati Jember Faida yang melaporkan tentang progres kerja untuk penanggulangan bencana. 

Terkait penutupan jalan Bupati Jember pastikan hingga dua minggu ke depan lokasi amblesnya Jalan Sultan Agung akan ditutup. Hal ini demi kelancaran proses evakuasi material yang roboh ke badan sungai Kali Jompo.

"Di samping itu juga akan dilakukan perobohan atas ruko nomor 11-31 yang berdiri diatas aliran kali Jompo," kata Faida di hapadan Khofifah.

Untuk mempercepat proses penanganan, mulai Selasa (3/3) pengerjaannya berlangsung 24 jam. Proses evakuasi selain menggunakan 5 alat berat milik Pemkab Jember, juga dibantu dengan crane dari Provinsi Jawa Timur dan penghancur bangunan dari pemerintah pusat. (ata/yud)