Jumat, 05 Juni 2020 17:10

Sembunyi di Apartemen, Otak Pelaku Investasi Bodong Sapi Perah Berhasil Diringkus Polisi

Selasa, 03 Maret 2020 16:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Novian Catur
Sembunyi di Apartemen, Otak Pelaku Investasi Bodong Sapi Perah Berhasil Diringkus Polisi
Petugas Polres Ponorogo menggelandang Galih Kusuma, otak pelaku kasus investasi bodong berkedok sapi perah.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Polres Ponorogo akhirnya bisa meringkus Galih Kusuma, otak pelaku kasus investasi bodong berkedok bisnis sapi perah di bawah naungan CV. Tri Manunggal Jaya (TMJ). Galih Kusuma alias Cak Benu ditangkap di sebuah apartemen di Jakarta, Selasa (3/3).

Sebelumnya, Polres Ponorogo juga sudah menetapkan 2 tersangka dalam kasus investasi bodong tersebut. Yakni Hadi Suwito selaku Direktur CV. TMJ, dan Ari Setiawan selaku bendahara.

Dalam keterangannya, Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto mengatakan modus kejahatan yang dilakukan ketiga pelaku adalah menyampaikan kepada mitra jika uang yang diserahkan akan dibelikan sapi perah.

Lalu sapi tersebut dipelihara di kandang koloni (kandang produksi) dan susu yang dihasilkan dijual kepada pabrik susu ternama yang sudah bermitra dengan CV. TMJ. Hasil penjualan susu itulah yang diserahkan kepada mitra sebagai profit.

CV. TMJ sendiri memiliki 7 kantor cabang, yakni di Riau, Jambi, Palembang, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, dan Papua. Dalam kasus investasi bodong sapi perah ini, jumlah mitra sebanyak 1.000 dengan total dana yang masuk sekitar Rp 585 miliar.

Dari hasil kejahatan tersebut, Polres Ponorogo juga berhasil menyita beberapa aset dan usaha, antara lain tanah di jalan melati seharga Rp 650 juta, mobil VW combi seharga 50 juta, perhiasan emas, berlian, emas batangan senilai 400 juta, serta tanah dan bangunan CV. TMJ di Jalan Anggrek senilai Rp 4,5 miliar.

"Bila ditotal semua, asetnya mencapai 5 miliar rupiah. Tidak memutup kemungkinan nanti akan kita lakukan pengembangan asetnya, selain itu apa saja," terangnya.

"Ketiga pelaku kami jerat dengan pasal 378 KUHP atau pasal 372 KUHP atau pasal 3 UU RI no 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. (nov/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...