Kepala DLH Arief Assidiq berfoto bersama dengan panitia Songgoriti Goes to Clean, Rabu (19/2).
Sampah-sampah yang bernilai ekonomis itu antara lain plastik, logam, karet, kabel, dan kertas. Untuk harga barang-barang tersebut, DLH akan selalu menyampaikan kepada masyarakat melalui bank sampah yang saat ini berjumlah 164 bank sampah di Kota Batu.
Di akhir event ini, panitia akan mengadakan makan apel bersama dengan mengenakan baju putih terbanyak. Diharapkan ini bisa memecahkan rekor MURI karena akan diikuti lebih kurang 30 ribu orang. Untuk memecahkan rekor MURI dengan makan apel bersama ini, pihak panitia telah memesan lebih kurang 2 ton apel untuk diberikan kepada para peserta. Panitia dalam kegiatan ini akan menghindari segala bentuk makanan dan minuman yang terbungkus plastik.
Sementara itu, Dian Saraswati, Lurah Songgokerto berharap masyarakat bisa berpartisipasi aktif dalam kegiatan SGC ini. "Sebab, kegiatan ini bisa mengangkat lagi wisata Songgoriti menjadi wisata keluarga yang nyaman dan lingkungannya bersih," katanya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi masyarakat Songgoriti untuk peduli pada lingkungan setelah beberapa waktu lalu kawasan ini sempat diterjang banjir lumpur.
Sedangkan Ali Akbar, Direktur SDM ATF Kota Batu mengungkapkan pihaknya siap men-support kegiatan yang digelar DLH Kota Batu ini. Ia menilai penetapan lokasi acara di Songgoriti sudah sangat tepat untuk mengangkat kembali pamor Songgoriti sebagai salah satu ikon wisata di Kota Batu. (asa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




