Senin, 30 Maret 2020 02:31

​Wamendes Perintahkan PT Telkom Segera Mendata Blank Spot Area dan Tambah BTS di Pacitan

Rabu, 12 Februari 2020 19:45 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
​Wamendes Perintahkan PT Telkom Segera Mendata Blank Spot Area dan Tambah BTS di Pacitan

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Wakil Menteri Desa, Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PPDT) Budi Ari meminta kepada PT Telkom Indonesia untuk segera menindaklanjuti beberapa desa di Pacitan yang saat ini miskin sinyal data internet ataupun blank spot area. 

"Soal blank spot itu urusan Telkom. Nanti saya minta mereka untuk mendata daerah-daerah blank spot. Sebab secara topografi dan landscape yang ada, Pacitan ini banyak daerah bergunung dan berbukit. Tentu Base Transceiver Station (BTS) harus lebih banyak. Ini akan kita progres," kata Budi Ari saat melakukan kunjungan kerja ke Pacitan, Rabu (12/2).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Organisasi Pro Jokowi (Projo) nasional ini juga meminta agar desa bisa melakukan rutinitas berbasis digital yang tidak hanya ditunjang jaringan data semata. 

"Namun speed koneksi juga harus dipertimbangkan. Bagaimana desa bisa bekerja dengan basic digital, kalau speed koneksi data internet tidak terpenuhi," tutur pejabat yang dikenal punya kedekatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.

Wamendes Ari berjanji bakal segera melakukan pemetaan terhadap kawasan-kawasan yang selama ini tidak terjangkau sinyal data. "Secepatnya kita akan lakukan pemetaan daerah-daerah tersebut," tegas dia.

Pada kesempatan yang sama, Budi Ari juga berpesan agar dana desa bisa dikelola secara baik dan benar. Sebab pada dasarnya, dana desa itu bertujuan untuk memakmurkan dan menyejahterakan desa dan masyarakatnya. 

"Jadi gunakan dana desa untuk merealisasikan aspirasi masyarakat desa. Jangan maunya kepala desa atau perangkat desa, tapi maunya masyarakat itu apa? Apalagi dengan kemajuan teknologi pengelolaan dana desa, mana mungkin orang akan bisa menyelewengkan," tuturnya.

Budi mengakui, bahwa selama ini sumber daya manusia (SDM) perangkat desa masih perlu perhatian serius. Oleh sebab itu, di masa pemerintahan Presiden Jokowi ini, perlu peningkatan SDM. 

"Kita baru sadar perlunya kualitas SDM agar bisa bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Ke depan, persaingan SDM sangat ketat. Kalau kita kalah, kita akan tertinggal dengan bangsa-bangsa lainnya. Ini salah satu program Pemerintahan Pak Jokowi dan KH. Maruf Amin, utamanya bagaimana kasus stunting bisa diminimalisir," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pacitan Indartato menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada pemerintah pusat yang telah banyak memperhatikan Pacitan. "Saat ini desa mandiri baru satu dan enam desa tertinggal yang ada di empat kecamatan di Pacitan. Ini yang wajib sama-sama kita tuntaskan," timpal Indartato.

Bupati juga menyinggung bahwa indeks pembagunan manusia (IPM) di Pacitan masih tertahan di posisi 67 persen. Sedangkan di Jatim sudah mencapai 70 persen. "Beliau (Wamendes) menangkap data ini sehingga datang ke Pacitan. Ini yang harus sama-sama kita tangkap," tuturnya.

Indartato juga menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada organisasi Projo Kabupaten Pacitan, yang telah berhasil mendatangkan Wamendes ke Pacitan. 

"Kami sampaikan terimakasih. Kita bisa menangkap aturan-aturan yang disampaikan Wamendes demi kemajuan desa di Pacitan," pungkasnya. (yun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...