Kamis, 04 Juni 2020 17:44

Menolak Direlokasi, PKL Rogojampi Wadul DPRD

Senin, 10 Februari 2020 22:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ganda Siswanto
Menolak Direlokasi, PKL Rogojampi Wadul DPRD
DPRD bersama PKL dan pihak kecamatan saat rapat di ruangan rapat Komisi II. foto: GANDA/ BANGSAONLINE

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Polemik relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kecamatan Rogojampi sampai ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi. Pasalnya, para PKL menolak direlokasi karena tempat yang baru dianggap tidak layak untuk berjualan.

Di sisi lain, Camat Rogojampi bersikukuh untuk tetap merelokasi PKL yang berjualan di depan trotoar pasar Rogojampi, karena mengganggu arus lalu lintas hingga mengakibatkan kemacetan.

Dalam mediasi yang difasilitasi dewan dipimpin Wakil Ketua DPRD H. Muhammad Ali Mahrus, S.H., Senin (10/2) kedua belah pihak didatangkan. Yakni paguyuban PKL dan pihak Kecamatan Rogojampi.

Setelah berdialog, akhirnya dicapai kesepakatan bahwa para PKL tetap berikan kesempatan berjualan di trotoar, selama tempat relokasi belum jadi.

"Tetapi dengan syarat paguyuban tidak boleh menambah kuota anggota lagi," terang Mahrus saat memimpin rapat mediasi antara PKL dan Kecamatan.

Sementara Camat Rogojampi Nanik Machrufi menjelaskan bahwa penertiban yang dilakukan pihaknya hanya untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda).

"Dengan ketetapan hasil rapat tadi, kami akan tata kembali dan juga akan kami evaluasi lagi 1 sampai 2 bulan ke depan. Kalau gak tertib, tetap akan kami pindahkan. Saya merelokasi PKL ini supaya mereka punya kartu anggota dan terdata. Agar mereka nantinya layak masuk pasar," jelasnya.

Selain itu, para PKL yang sudah mempunyai kartu anggota dan masuk pendataan akan kami proyeksikan di pembangunan pasar di tahun 2020 dengan anggaran dana pembangunan sebesar RP 2,6 miliar. Yang ke depanya akan kami fasilitasi juga dengan surat izin dan KUR. Jangan salah, kami merelokasi tujuan utamanya agar para PKL ini nantinya bisa masuk pasar. Kalau untuk parkir, kami akan tertibkan dan menempatkan di sisi Timur saja, agar ruas jalan tidak terlalu semerawut dan sempit," pungkasnya.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...