Rabu, 28 Oktober 2020 20:58

Camat Duduksampeyan Akui Ada Kesalahan Administrasi dalam SPJ APBD: Masa Pakai Uang Pribadi?

Kamis, 06 Februari 2020 14:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Camat Duduksampeyan Akui Ada Kesalahan Administrasi dalam SPJ APBD: Masa Pakai Uang Pribadi?
Suropadi, Camat Duduksampeyan.

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Camat Duduksampeyan Suropadi buka suara terkait pemeriksaan dirinya oleh Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Ia mengungkapkan, Penyidik Pidsus meminta keterangan soal penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017, 2018, dan 2019. "Ya saya akui, saya dan teman-teman Kecamatan Duduksampeyan mulai Kasi, Bendahara dimintai keterangan soal penggunaan anggaran tahun 2017, 2018 dan 2019," ujar Suropadi kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (6/2).

Menurut Suropadi, Kecamatan Duduksampeyan mendapatkan alokasi anggaran Rp 655 juta untuk menopang kegiatan kecamatan selama setahun pada APBD 2017. Kemudian, pada APBD 2018, dan 2019, mendapatkan alokasi anggaran masing-masing Rp 800 juta. "Jadi, sama dengan kecamatan lain dapatnya," jelasnya.

Suropadi mengaku menggunakan anggaran tersebut sebagaimana mestinya. "Jadi, tak benar kalau saya menyimpangkan, memotong, atau bahkan korupsi anggaran itu," ungkap Suropadi.

Hanya, Suropadi mengungkapkan ada kesalahan administrasi dalam SPJ penggunaan anggaran tersebut. "Jadi, saya akui ada administrasi dan peng-SPJ-an tak tertib, makanya saat ini kami tertibkan dan perbaiki," tuturnya.

Suropadi mengatakan, kesalahan administrasi itu di antaranya penggunaan APBD untuk kegiatan di luar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Menurutnya, kegiatan di Kecamatan Duduksampeyan yang tak bisa di-cover dengan APBD sangat banyak, seperti kegiatan senam bersama yang pelaksanaannya di desa-desa.

"Kegiatan tersebut di luar DPA. Namun, semaksimal mungkin kecamatan menjalankan kegiatan itu karena sebagai bentuk pasrtisipasi. Jadi, bukan hanya di Kecamatan Duduksampeyan. Saya kira di kecamatan lain juga sama," jelasnya.

"Kemudian, kegitan lainnya seperti pengiriman tim bola voly mix, pembangunan zona integritas bebas korupsi, lomba sinergitas kecamatan, dan lainnya. Saya kira semua kecamatan sama. Kegiatan di luar DPA itu juga diambilkan dari anggaran yang kami punya. Ini adat ketimuran, kalau kami tidak menyiapkan kebutuhannya kan tidak pas. Masa untuk kegiatan seperti itu kita pakai uang pribadi, misalnya jual barang-barang seperti perhiasan, kan tak pas," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...