Selasa, 26 Mei 2020 07:23

​PT Swabina Gatra PHK 29 Pekerja Lewat WhatsApp, FSPMI Wadul Pemkab dan DPRD Tuban

Selasa, 04 Februari 2020 20:57 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​PT Swabina Gatra PHK 29 Pekerja Lewat WhatsApp, FSPMI Wadul Pemkab dan DPRD Tuban
Ratusan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Konsulat Tuban menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemkab setempat, Selasa (4/1).

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Konsulat Tuban menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemkab setempat, Selasa (4/1).

Amarah para buruh itu dipicu adanya PHK 29 pekerja secara sepihak oleh PT Swabina Gatra. Mereka menilai, langkah yang diambil perusahaan dalam melakukan PHK pada karyawannya tidak manusiawi dan bertentangan dengan perundang-undangan.

"Kami meminta Pemkab Tuban menindak tegas perusahaan yang nakal dan melakukan PHK secara sepihak," teriak orator aksi.

Setelah melakukan orasi di depan kantor Pemkab Tuban, selanjutnya perwakilan massa dipersilakan melakukan hearing bersama Dinas PMPTSP dan Naker Tuban.

Dalam hearing itu, Ketua FSPMI Tuban Duraji menanyakan profesionalisme perusahaan dalam melakukan PHK terhadap pekerja. Pasalnya, PT Swabina Gatra melayangkan surat pemberhentian hanya melalui pesan singkat via aplikasi whatsapp.

"Surat pemecatan dikirim melalui pesan singkat whatsapp. Apalagi surat itu ditandatangani tanpa ada nama terang di bawahnya. Tentu ini menunjukkan kalau perusahaan ini tidak profesional," tegasnya.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya memperjuangkan para pekerja yang di PHK secara sepihak oleh PT Swabina Gatra. Apalagi hal tersebut dinilai tidak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Bahkan, dirinya menilai perusahaan berusaha melakukan Union Busting atau pemberangusan serikat pekerja.

"Ada indikasi perusahaan melakukan pemberangusan serikat pekerja, karena mayoritas yang di PHK merupakan anggota FSPMI," imbuhnya.

Lebih jauh, dirinya menganggap jika perusahaan juga tak memiliki itikad baik. "Seharusnya (perusahaan, red) memanggil para pekerja dan dilakukan mediasi. Mendalami letak kesalahannya, berikan teguran baik lisan maupun tertulis. Itu baru profesional, tapi kalau begini ada indikasi union busting atau pemberangusan serikat pekerja. Karena perusahaan berupaya menghentikan aktivitas serikat pekerja," tandasnya.

"Kami berharap para pekerja ini bisa dipekerjakan kembali dan hak-hak mereka bisa terpenuhi," pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Hubungan Industrial Dinas Penanaman Modal-PTSP dan Tenaga Kerja Kabupaten Tuban, Wadiono mengatakan akan segera memanggil seluruh pihak yang terkait khususnya PT Swabina Gatra dan PT Semen Indonesia untuk dimintai klarifikasi. 

Hal itu dilakukan untuk mendalami permasalahan yang dihadapi antar pekerja dan perusahaan.

"Senin depan akan kami pertemuan semua pihak terkait untuk mengetahui letak permasalahan yang sebenarnya," ujar Wadiono usai hearing bersama serikat pekerja.

Lebih lanjut, Wadiono menjelaskan permasalahan yang dialami pekerja itu merupakan perselisihan hubungan industrial. Ia menyatakan Pemkab Tuban selalu berkomitmen dalam menyelesaikan permasalahan tersebut sebaik mungkin agar bisa diterima semua pihak.

"Kita tetap mengedepankan penyelesaian secara musyawarah, tapi kalau tidak bisa akan dibawa keranah hukum di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Ini adalah langkah terakhir," tutupnya. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...