Senin, 24 Februari 2020 17:39

Gubernur Khofifah Audiensi dengan Tokoh Pengusaha Muslim Tionghoa, Canangkan Jatim Bebas Katarak

Rabu, 15 Januari 2020 13:42 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M. Didi Rosadi
Gubernur Khofifah Audiensi dengan Tokoh Pengusaha Muslim Tionghoa, Canangkan Jatim Bebas Katarak
Khofifah menerima audiensi rombongan yang dipimpin tokoh pengusaha muslim Tionghoa, Jos Soetomo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi tiga elemen masyarakat multi etnis yang dipimpin pengusaha muslim tionghoa, Jos Soetomo. Tiga elemen tersebut, yaitu Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia, Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, dan Yayasan Jatidiri Bangsa.

Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut, ingin Cheng Hoo (YHMCHI) menjadi motor dalam aksi-aksi kemasyarakatan di Jatim.

"Fokus daerah yang ada masjid Cheng Hoo-nya dulu, jangan terlalu meluas se Jawa Timur. Biar fokus. Perlu asosiasi Cheng Hoo se-Jatim yang melibatkan wilayah yang memang ada masjidnya Cheng Hoo tersebut. Mobilitas dalam asosiasi tersebut, baik dalam hal mobilitas agama, mobilitas sosial, maupun sosial media," ujarnya, Selasa (14/1) petang.

Masjid Cheng Hoo yang ada di Jatim misalnya, kata Gubernur, setiap 2 bulan sekali melakukan aksi-aksi sosial bersama di sejumlah daerah dengan bergantian. Seperti menyantuni anak yatim, membagikan sembako, hingga operasi katarak.

“Saya benar-benar menekankan soal operasi katarak ini, karena penyakit ini di Jatim cukup mengkhawatirkan,” katanya lagi.

Gubernur mengatakan, berdasarkan data yang ada, jumlah kebutaan di wilayahnya tergolong masih tinggi. Sedangkan penyumbang tertinggi disebabkan penyakit katarak.

"Saat ini angka kebutaan di Jatim masih tinggi, masih di atas rata-rata nasional. Penyebabnya, 80 persen kebutaan di Jatim karena katarak. Penyebabnya ini yang harus diatasi," kata Gubernur Khofifah.

Menurut dia, layanan operasi katarak gratis sudah sering dilakukan. Namun, ia ingin target Jawa Timur bebas katarak lebih maksimal dan cepat terwujud. "Kita berharap pada 2023, Jawa Timur sudah bebas katarak," kata Khofifah.

Mendengar permintaan tersebut, H. Abdullah Nurawi, Ketua Umum YHMCHI mengatakan siap melaksanakan usulan-usulan dari Gubernur, karena hal itu benar-benar menyentuh masyarakat kecil.

“Masjid Cheng Hoo di Indonesia ada 14 masjid. Di Jatim terdapat 4 masjid Cheng Hoo. Kami setiap Ramadhan selalu mengadakan aksi sosial, seperti menyantuni anak yatim hingga pembagian sembako. Kami juga sudah cukup lama bersinergi dengan Yayasan Abdi Husada Utama dalam operasi katarak. Insya Allah kami siap melaksanakan anjuran gubernur untuk langkah selanjutnya,” kata Awi.

Sementara Soeharsa, pimpinan Yayasan Abdi Husada Utama mengatakan bahwa yayasan yang dipimpinnya didukung oleh 22 pengusaha Jatim, seperti Alim Markus dan lainnya. Total pelayanan dari 2012 hingga 2019, yakni Klinik Regular Gratis 92.996 pasien dan operasi katarak gratis sebanyak 1.366 pasien.

“Kami melakukan sinergi dengan komunitas maupun lembaga pemerintah untuk lebih menyukseskan operasi katarak gratis ini,” katanya.

Mayjen TNI MAR (Pur) Norman Zamile, Ketua Yayasan Jatidiri Bangsa, di hadapan Gubernur mengatakan, siap untuk memberikan pemahaman kebangsaan kepada generasi muda dengan fokus mensosialisasikan Pancasila. Selain nama-nama yang disebut di atas, acara tersebut dihadiri oleh 17 tamu audiensi, antara lain: H. Makmun Hasan, Sri Sudarti, Lia Istifhama, Hasan Basri, Miyoto, Puguh, dan lainnya. (mdr)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...