Selasa, 07 Juli 2020 13:18

Jadikan Penopang Ekonomi Kerakyatan, Gus Muhdlor Blusukan ke Pasar Krempyeng Sidoarjo

Senin, 13 Januari 2020 19:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
Jadikan Penopang Ekonomi Kerakyatan, Gus Muhdlor Blusukan ke Pasar Krempyeng Sidoarjo
BLUSUKAN: Bacabup Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali saat mengunjungi Pasar Desa Wage Taman. foto: ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Bacabup Sidoarjo 2020 Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menjadikan pasar tradisional sebagai basis pergerakan utama perekonomian kerakyatan di Sidoarjo.

Kader NU milenial ini menilai pasar rakyat mampu menopang perekonomian bangsa. Karena itu, dalam sepekan terakhir, putra keenam Pengasuh Pesantren Bumi Sholawat, KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) ini juga terus bergerak menyapa para pengunjung dan pedagang pasar tradisional di Sidoarjo.

Salah satunya mengunjungi pasar tradisional di Desa Wage, Kecamatan Taman, Minggu (12/1). "Pondasi utama ekonomi kerakyatan dari pasar rakyat. Kalau mau melihat kekuatan ekonomi riil Sidoarjo ya pasar rakyat," kata Gus Muhdlor, Senin (13/1).

Program yang dinamai Sobo Sasar ini, digelar seusai Salat Subuh. Saat blusukan itu, Gus Muhdlor bersama para santri dan tim relawan langsung menuju Pasar Krempyeng yang ada di Desa Wage itu.

Mengetahui kedatangan rombongan, ratusan emak-emak yang berbelanja itu langsung mengerubuti Gus Muhdlor. Selain ada yang minta berswafoto, juga tak sedikit yang curhat kepada Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor berharap, pasar rakyat harus dibangun dan diperbanyak. Menurutnya minimal di setiap desa harus memiliki satu pasar. Selain itu, pasar rakyat harus saling terintegrasi antara pasar di tingkat desa, pasar kecamatan, hingga pasar kabupaten dan pasar induk.

"Problem utama pasar itu, tidak sekadar revitalisasi. Tetapi juga harus dibangun sebuah sistem yang terintegrasi antara satu pasar dan pasar lainnya," tegas alumnus Universitas Airlangga (Unair) ini.

Dalam blusukan Sobo Pasar ini, Gus Muhdlor mendapatkan keluhan masalah klasik yang dialami pasar tradisional di Sidoarjo, yakni minimnya perhatian pemerintah daerah.

"Masalah klasik ini kerap terjadi di pasar-pasar tradisional. Minimnya perhatian pemerintah untuk revitalisasi. Karenanya, pasar tradisional menjadi kumuh, becek, kotor, tidak tertata, dan mulai ditinggalkan pelanggan," tegas CEO Sido Resik ini.

Padahal, di setiap pasar tradisional diketahui jika rupiah terus berputar dan tidak ada hentinya. Bahkan, denyut nadi perekonomian masyarakat ada di pasar tradisional itu. "Konsistensi perekonomian kerakyatan itu yang harus dijaga agar tetap berkesinambungan," tandasnya.

Dalam blusukan Sobo Pasar kali ini, Gus Muhdlor juga menyosialisasikan bahaya kantong plastik. Tak hanya mengimbau meninggalkan kantong plastik, Gus Muhdlor juga membagi-bagikan kantong ramah lingkungan bagi para pengunjung pasar. (sta/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...