Kamis, 02 April 2020 16:26

Pemkab Gresik Siap Alokasikan Anggaran untuk Normalisasi Kali Lamong

Jumat, 10 Januari 2020 13:13 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Pemkab Gresik Siap Alokasikan Anggaran untuk Normalisasi Kali Lamong
Bupati Sambari didampingi Wabup Qosim, Kepala BPBD Tarso, dan Kepala Inspektor Edy Hadisiswoyo saat konferensi pers terkait penanganan Kali Lamong. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik siap mengalokasikan anggaran dari APBD untuk kebutuhan normalisasi Kali Lamong secara proporsional sesuai dengan kewenangan daerah. Hal ini disampaikan Bupati Sambari Halim Radianto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Gresik, Jumat (10/1).

Menurut Bupati, Kali Lamong terbentang mulai Lamongan, Mojokerto, Gresik, dan Surabaya sepanjang 103 kilometer (km). Dari panjang itu, yang membentang di Kabupaten Gresik sepanjang 50,7 km.

"Dari panjang Kali Lamong di wilayah Gresik hingga saat ini Pemkab Gresik belum memiliki data resmi berapa hektare lahan yang harus dibebaskan untuk normalisasi Kali Lamong. Kami masih menunggu data dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)," ujar Sambari didampingi Wabup Moh. Qosim, Kepala BPBD Tarso Sagito, dan Kepala Inspektorat Edy Hadisiswoyo.

Untuk pendanaan lahan normalisasi Kali Lamong, lanjut Bupati, Pemkab Gresik tengah membentuk tim percepatan penanganan normalisasi Kali Lamong. Tim ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk melibatkan camat dan kepala desa terkait.

Bupati menjelaskan, penanganan Kali Lamong masuk Perpres No. 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan di Jatim. Dalam Perpres tersebut, pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalokasikan anggaran Rp 1,40 triliun untuk normalisasi total Kali Lamong.

"Prinsip kami dalam penuntasan Kali Lamong jangan sampai saling menyalahkan. Terlebih daerah lain. Tapi harus duduk satu meja. Kali Lamong harus selesai bersama, Gresik, Lamongan, Mojokerto, dan Surabaya," katanya.

Sementara Kepala BPBD Tarso Sagito menambahkan, Pemkab Gresik melalui Dinas Pertanahan sudah menyiapkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk studi larap, dan Rp 5 miliar untuk pembebasan lahan. Anggaran tersebut sudah dialokasikan di APBD 2020.

"Saya kira kalau BBWS sudah kasihkan data yang menjadikan kewajiban Gresik untuk penanganan Kali Lamong, kita siap jalan," katanya. (hud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...