Senin, 17 Februari 2020 14:48

Dinkes Jajal Aplikasi Online di 5 Puskesmas, DPRD Kota Mojokerto Langsung Sidak

Senin, 06 Januari 2020 16:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Dinkes Jajal Aplikasi Online di 5 Puskesmas, DPRD Kota Mojokerto Langsung Sidak
Jajaran Komisi III DPRD Kota Mojokerto ketika sidak di Puskesmas Blooto. Mereka berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat ditingkatkan. foto: YUDI EP/ BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Lima unit Puskesmas dan sejumlah Puskesmas Pembantu di Kota Mojokerto mulai mengadopsi sistem pendaftaran pasien online. Aplikasi yang dapat diakses via smartphone android bernama Gayatri (Gerbang Layanan Informasi Terpadu dan Terintegrasi) ini mulai diterapkan, Jumat (3/1).

Peluncuran Gayatri ini diharapkan dapat memangkas antrean pasien di loket pendaftaran. Termasuk, sebagai media penyampai informasi kesehatan dan jadwal pemeriksaan pasien hipertensi yang mempunyai kebiasaan malas berobat.

Penerapan aplikasi ini mendapat atensi dewan setempat. Pihak Komisi III DPRD langsung menggelar sidak di Puskesmas Blooto untuk memastikan Gayatri tak merugikan pasien di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama.

"Kami mengapresiasi peluncuran aplikasi ini. Intinya, kami berharap agar ketika aplikasi ini diterapkan, layanan Puskesmas berjalan seperti biasa. Petugas medis wajib cekatan dan jangan sampai selama trial kepentingan pasien tidak terganggu," tutur Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto, Agus Wahjudi Utomo, Senin (6/1) tadi siang.

Di Puskesmas Blooto, rombongan Komisi III disambut Kepala Puskesmas Blooto Shopia dan dr Farida Mariana, mantan kepala Puskesmas Blooto.Tak hanya mengingatkan soal hak pasien, politikus Partai Golkar tersebut juga mengingatkan keberpihakkan terhadap pelayanan.

"Keramahan terima tamu itu wajib, juga soal percepatan resep terutama bagi pembuatan puyer," tandasnya.

Pada hari pertama peluncuran Gayatri terjadi keterlambatan penanganan pasien. Banyaknya penumpukan pasien usai libur Tahun Baru membuat sejumlah pasien mengeluh.

Soal ini, baik Shopia maupun Farida tak mengelak. "Sistem ini masih trial, semuanya masih butuh untuk belajar. Apalagi itu pasca liburan Natal dan Tahun baru, sehingga pasiennya banyak," ungkapnya.

Keduanya mengungkapkan perubahan sistem informasi dari manual ke online ini akan efektif paling lama dua pekan ke depan. "Trialnya dua minggu. Jika jumlah pasien sangat banyak seperti pada hari pertama kami akan menginput separuh dulu dengan mode manual. Kami berharap aplikasi ini berjalan secara smooth sehingga tidak ada masalah," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto Christiana Indah Wahyu mengungkapkan, pihaknya tengah menjalankan uji coba (trial) Gayatri. Pihaknya berharap aplikasi hasil kreasi staf dinas tersebut akan memangkas jalur pendaftaran layanan kesehatan di loket.

"Dengan aplikasi ini maka pasien cukup daftar dengan handphone di rumah. Selanjutnya pasien dapat mengambil nomor di Puskesmas tanpa menunggu lama," urainya.

Ia mengungkapkan jika aplikasi ini masih dalam taraf uji coba. Ia berharap jika sudah lancar maka hak-hak pasien dapat terlayani dengan baik. (yep/rev) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Kamis, 13 Februari 2020 12:49 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanTebar pesona! Itulah yang kini gencar dilakukan para calon wali kota Surabaya. Senyum mereka bertebaran di mana-mana. Di media sosial. Di baliho. Di media massa. Bahkan di selempitan koran.Bukan hanya senyum. Juga janji-janji. S...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...