Senin, 28 September 2020 06:14

Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Metode Diskusi

Minggu, 05 Januari 2020 00:34 WIB
Editor: Redaksi
Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Metode Diskusi
Wulan Ria Anggraini

Oleh: Wulan Ria Anggraini*

Keaktifan belajar siswa merupakan unsur dasar yang penting bagi keberhasilan proses pembelajaran. Pembelajaran yang baik hendaknya memberikan kesempatan pada siswa untuk mengembangkan potensi dan keaktifan siswa. Aktivitas siswa pada saat proses pembelajaran perlu diperhatikan oleh guru, agar proses belajar mengajar yang ditempuh mendapatkan hasil yang maksimal.

Sebab, kurangnya keaktifan dapat menyebabkan rasa keingintahuan dalam berbagai ilmu pengetahuan rendah. Hal ini disebabkan rasa malu dan kurang kepercayaan diri, khususnya ketika sedang berada di dalam kelas untuk belajar.

Untuk itu, kegiatan belajar mengajar harus diselingi dengan inovasi yang dapat memancing keaktifan siswa. Hal ini sekaligus mencegah siswa jenuh dan bosan saat pembelajaran berlangsung, akibat guru yang hanya menggunakan metode ceramah.

Dewasa ini, guru yang sudah mempunyai gelar sarjana atau master belum tentu bisa menguasai kelas sepenuhnya. Buktinya, masih ada seorang guru yang tidak tahu sifat dan karakteristik siswanya sendiri. Maka dari itu, sebelum pembelajaran berlangsung, seorang guru harus mempunyai metode pembelajaran. Terutama metode yang dapat menciptakan suasana pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan. Salah satunya menggunakan metode pembelajaran yang sesuai karakter siswa, yaitu metode diskusi.

Dengan adanya diskusi, akan terjadi pertukaran pikiran, gagasan, pendapat antara dua orang atau lebih secara lisan dengan tujuan mencari kesepakatan atau kesepahaman gagasan atau pendapat. Melalui diskusi, guru juga bisa melihat potensi yang ada pada masing-masing anak. Harapannya, potensi itu ke depannya dapat dikembangkan secara optimal.

Penerapan diskusi bisa dengan cara memberikan suatu persoalan atau masalah kepada murid, kemudian para murid diberikan kesempatan bersama-sama untuk memecahkan masalah itu dengan temannya.

Agar hasil diskusi berjalan efektif, guru juga harus mampu membuat siswa aktif secara fisik, intelektual, dan emosional. Siswa aktif adalah siswa yang mampu menampilkan berbagai usaha/keaktifan belajar mengajar.

Adapun langkah-langkah peningkatan keaktifan siswa melalui penerapan metode diskusi bisa dilakukan melalui: Pertama, mempersiapkan alat atau sarana untuk melaksanakan diskusi dalam kelas. Kedua, memilih teknik penerapan diskusi. Misalnya, memperagakan proses tukar pendapat di depan, sehingga anak-anak lain bisa menyaksikan dan terpancing untuk mengemukakan pendapat mereka. Topik diskusi bisa ditentukan dengan cara diundi. Misalnya, para siswa memilih pertanyaan dalam sebuah kotak, kemudian didiskusikan sesama temannya.

Ketiga, memberikan kesimpulan hasil diskusi. Pada intinya, kesimpulan harus mengakomodasi jawaban-jawaban dari siswa yang dianggap benar. Guru bisa meminta bantuan siswa untuk menyampaikan kembali jawaban terhadap pertanyaan yang diberikan, kemudian membentuknya sebagai kesimpulan. Hal ini sekaligus membuat siswa mengingat kembali hal-hal yang telah didiskusikan.

Peningkatan keaktifan siswa melalui metode diskusi ini bertujuan agar guru bisa menguasai kelas sepenuhnya, di samping mengetahui karakter satu per satu siswa melalui argumen yang disampaikan.

Selain itu, diskusi juga bisa membuat anak mudah bergaul dengan orang lain, karena ia akan memiliki kepercayaan diri. Memang, praktik pengajaran dengan pendekatan keaktifan siswa menuntut upaya guru dalam merancang berbagai bentuk kegiatan belajar. Rancangan itu merupakan acuan dan panduan, baik bagi guru sendiri, maupun bagi siswa. Kadar keaktifan dalam pengajaran dengan pendekatan keaktifan guru dan siswa tercermin dalam kegiatan baik dilakukan guru maupun siswa.

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Minggu, 27 September 2020 12:13 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...