Selasa, 25 Februari 2020 03:38

Sebulan Capai Kerugian Rp 8 M, Gresik Jasa Tama Terancam Bangkrut

Senin, 09 Desember 2019 19:46 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Sebulan Capai Kerugian Rp 8 M, Gresik Jasa Tama Terancam Bangkrut
Rudy Djaja Siaputra dan jajaran direksi ketika memberikan keterangan pers. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Demo yang dilakukan ratusan warga Desa Kemuteran, gabungan dengan warga Kroman Lumpur dan Kebungson, Kecamatan Gresik ke pelabuhan Gresik Jasa Tama (GJT) November lalu, berdampak buruk terhadap kelangsungan operasional GJT.

Sebab, demo warga yang meminta agar GJT berhenti bongkar muat batu bara membuat aktivitas bongkar muat berhenti total. Kapal tongkang yang sebelumnya sandar melakukan pembongkaran batu bara, tak berani sandar. 

"Dampak dari demo itu, aktivitas bongkar muat batu bara di GJT berhenti total," ujar Direktur Utama PT. GJT Rudy Djaja Siaputra, Senin (9/12).

Menurutnya, akibat demo tersebut GJT terancam bangkrut lantaran operasional batu bara ditutup warga. Ia mengaku, selama sebulan pasca penutupan, GJT merugi hingga Rp 8 miliar. 

"Kami berharap pihak pemerintah membantu, sehingga segera ada solusi terkait permasalahan yang terjadi," harapnya.

Selain merugi, PT GJT juga terpaksa merumahkan 120 pekerja. Rincian, 27 tenaga harian lepas (THL) dan 93 orang karyawan tetap. "Kalau penutupan berlanjut, kami terpaksa kembali merumahkan 120 karyawan lainnya," jelasnya.

Diungkapan Rudy, kerugian bukan hanya dialami GJT. Sejumlah perusahaan kolega GJT juga merugi karena suplai batu bara terhenti akibat GJT tak bisa bongkar. Karena, kalau dilakukan bongkar muat melalui Lamongan atau Probolinggo cost-nya terlalu tinggi. 

"Para pemilik tambang batu bara dan pengusaha truk juga akan dirugikan dengan penutupan operasional ini," sebutnya.

Sementara Direktur Keuangan dan Operasional PT GJT Edy Hidayat berharap segera ada solusi terkait permasalahan ini. "Batubara merupakan kegiatan utama kami. Sedangkan bongkar muat log dan lainnya hanya kecil," ujarnya.

Menurut dia, pasca adanya demo warga, Komisi III DPRD Gresik melakukan hearing dengan warga. "Hasil hearing itu, DPRD akan mengundang pihak terkait. Namun, sejauh ini belum," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya akan menemui DPRD Gresik terkait permasalahan ini. Pihaknya berharap dewan bisa memberikan solusi terbaik. "Kami sudah mengikuti semua aturan yang ada. Mulai memasang jaring, menghentikan operasional saat angin menuju ke pemukiman. Selain itu, kami juga telah menjalankan apa saja yang menjadi amanat warga maupun dewan sebelumnya. Mulai membagikan corporate social responsibility (CSR) hingga membentuk forum warga. Kami juga sudah meminta kepada pusat untuk melakukan relokasi. Tapi dari Dirjen Perhubungan menolak hal tersebut," pungkasnya.

Sekadar diketahui, DPRD Gresik resmi menghentikan operasional bongkar muat batubara PT. GJT. Hal ini sesuai dengan permintaan warga yang melakukan aksi demo di kantor DPRD Gresik.

Saat itu, Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani yang menemui pendemo berjanji memenuhi permintaan warga agar bongkar muat batu bara di GJT dihentikan. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...