Senin, 24 Februari 2020 09:09

Kejari Jombang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan Bernilai Rp 1 Miliar

Jumat, 06 Desember 2019 16:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Kejari Jombang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan Bernilai Rp 1 Miliar
Pemusnahan barang bukti di Halaman Kantor Kejari Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jombang, memusnahkan barang bukti dari perkara kasus Narkotika serta Zat Adiktif lainnya yang telah disidangkan, Jum'at (06/12/19).

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil sitaan selama enam bulan terakhir oleh pihak Kejari Jombang dari 121 perkara. Kegiatan itu dilakukan di halaman depan kantor Kejari, di Jalan Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Jombang, pada pukul 10:00 WIB.

Adapun data barang bukti yang dimusnahkan berupa sabu-sabu dengan berat 305,78 gram, pil extacy 96,35 gram, pil dobel L sebanyak 120.242 butir, dan 1 dos seperangkat alat hisap, serta 1 dos HP berbagai merek. Dengan nilai total ditafsir mencapai lebih dari 1 miliar rupiah.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dalam drum yang sudah disediakan. Untuk pil dobel L dan sabu dilarutkan ke dalam air. Sedangkan untuk ratusan ponsel sitaan, dihancurkan dengan cara dipalu kemudian di bakar.

Dalam pemusnahan barang bukti tersebut, turut hadir Perwakilan Pengadilan Negeri, Perwakilan Lapas, dan Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, S.H. serta jajaran dan pegawai Kejari Jombang.

Kepala Kejari Jombang, Syafiruddin menjelaskan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan merupakan perkara narkotika dan zat adiktif lain yang telah diputus Pengadilan Negeri (PN) sejak enam bulan terakhir.

"Karena perkaranya sudah inkracht (memiliki kekuatan hukum tetap), maka sesuai ketentuan barang buktinya harus dimusnahkan," ucapnya.

Dari beberapa perkara, lanjut Syafiruddin, di Jombang didominasi oleh kasus pil dobel L. Dari sekitar 60 terdakwa yang ditangani sudah ada yang divonis hukuman 14 tahun penjara.

"Peredaran pil dobel L ini sudah merasuk ke pelosok-pelosok Desa. Ada terdakwa sebagai pengedar yang sudah divonis hukuman 14 tahun," terangnya.

Terpisah, Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, sudah mengamankan enam anak di bawah umur yang jadi pengedar Narkoba. Pihaknya akan terus bekerja keras untuk memberantas peredaran Narkoba di Jombang.

"Peredaran pil dobel L sangat mendominasi di Jombang. Sebab, harganya murah dan bisa dijangkau siapa pun. Kami akan bekerja keras untuk memberantas Narkoba, semoga Jombang jadi lebih baik," pungkasnya. (jbg1/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...