Senin, 20 Januari 2020 18:08

​Program Upsus Siwab Bangkalan Hingga November 2019 Capai 31.997 Populasi

Rabu, 04 Desember 2019 17:44 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Subaidah
​Program Upsus Siwab Bangkalan Hingga November 2019 Capai 31.997 Populasi
Sapi milik warga Bangkalan yang ikut program Upsus Siwab.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) Kabupaten Bangkalan di tahun 2019, terhitung Januari hingga November mencapai 31.997 ribu dari target 32.000 populasi.

Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Bangkalan Ahmad Hafidz menjelaskan, data ini masih terhitung hingga bulan November. "Mungkin kalau diakumulasikan hingga akhir Desember, populasinya bisa mencapai lebih dari 100%," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Kesehatan Hewan Disnak Kab. Bangkalan Azizun Hamid mengungkapkan bahwa sebelumnya, target awal Upsus Siwab Bangkalan tahun 2019 sebanyak 24.000 ribu. Karena dirasa kurang, Disnak mengajukan ulang ke pemerintah pusat untuk dilakukan penambahan.

"Jadi kita ajukan ke pusat pada bulan Agustus lalu penambahan tersebut. Alhamdulillah September sudah di-ACC sehingga mendapatkan 32 ribu di tahun 2019 ini," jelasnya saat ditemui di kantornya, Rabu (4/12).

Alex sapaan akrab Azizun Hamid, mengaku belum mengetahui apakah program Upsus Siwab ini bisa berlanjut di 2020 atau tidak. Pasalnya, dengan adanya pergantian menteri, dimungkinkan juga ada pergantian program kerja.

Namun, ia berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut karena programnya sangat bagus untuk membantu kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi peternak. Apalagi masyarakat tidak direpotkan untuk mengeluarkan biaya inseminasi buatan (IB).

Dikatakannya, jika tidak ada program Upsus Siwab, masyarakat harus membayar sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu untuk IB-nya. "Karena ada program Upsus Siwab, jadi tidak ada pemungutan tarif lagi ke masyarakat," ujarnya.

Jika program ini dihapus, langkah yang akan dilakukan Dinas Peternakan untuk mengembangkan populasi yakni dengan melakukan program sesuai anggaran yang ada, walaupun dananya tidak sebesar pemerintah.

"Sebenarnya, sebelum ada Upsus Siwab, kita sudah punya paguyuban inseminator, yang nantinya akan melayani peternak. Jadi walaupun tidak ada Upsus Siwab juga bisa berjalan. Namun adanya program Upsus Siwap, peternak semakin terbantu sehingga semakin berkembang," ungkapnya (ida/uzi/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Senin, 20 Januari 2020 14:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...