Rabu, 30 September 2020 05:19

​Program Upsus Siwab Bangkalan Hingga November 2019 Capai 31.997 Populasi

Rabu, 04 Desember 2019 17:44 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Subaidah
​Program Upsus Siwab Bangkalan Hingga November 2019 Capai 31.997 Populasi
Sapi milik warga Bangkalan yang ikut program Upsus Siwab.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) Kabupaten Bangkalan di tahun 2019, terhitung Januari hingga November mencapai 31.997 ribu dari target 32.000 populasi.

Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Bangkalan Ahmad Hafidz menjelaskan, data ini masih terhitung hingga bulan November. "Mungkin kalau diakumulasikan hingga akhir Desember, populasinya bisa mencapai lebih dari 100%," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Kesehatan Hewan Disnak Kab. Bangkalan Azizun Hamid mengungkapkan bahwa sebelumnya, target awal Upsus Siwab Bangkalan tahun 2019 sebanyak 24.000 ribu. Karena dirasa kurang, Disnak mengajukan ulang ke pemerintah pusat untuk dilakukan penambahan.

"Jadi kita ajukan ke pusat pada bulan Agustus lalu penambahan tersebut. Alhamdulillah September sudah di-ACC sehingga mendapatkan 32 ribu di tahun 2019 ini," jelasnya saat ditemui di kantornya, Rabu (4/12).

Alex sapaan akrab Azizun Hamid, mengaku belum mengetahui apakah program Upsus Siwab ini bisa berlanjut di 2020 atau tidak. Pasalnya, dengan adanya pergantian menteri, dimungkinkan juga ada pergantian program kerja.

Namun, ia berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut karena programnya sangat bagus untuk membantu kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi peternak. Apalagi masyarakat tidak direpotkan untuk mengeluarkan biaya inseminasi buatan (IB).

Dikatakannya, jika tidak ada program Upsus Siwab, masyarakat harus membayar sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu untuk IB-nya. "Karena ada program Upsus Siwab, jadi tidak ada pemungutan tarif lagi ke masyarakat," ujarnya.

Jika program ini dihapus, langkah yang akan dilakukan Dinas Peternakan untuk mengembangkan populasi yakni dengan melakukan program sesuai anggaran yang ada, walaupun dananya tidak sebesar pemerintah.

"Sebenarnya, sebelum ada Upsus Siwab, kita sudah punya paguyuban inseminator, yang nantinya akan melayani peternak. Jadi walaupun tidak ada Upsus Siwab juga bisa berjalan. Namun adanya program Upsus Siwap, peternak semakin terbantu sehingga semakin berkembang," ungkapnya (ida/uzi/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...