Sabtu, 28 Maret 2020 21:17

​Pertamina Bakal Bangun Pelabuhan 500 Meter untuk Keperluan Kilang Tuban

Minggu, 01 Desember 2019 21:11 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Suwandi
​Pertamina Bakal Bangun Pelabuhan 500 Meter untuk Keperluan Kilang Tuban
Menhub dan Dirut Pertamina mengunjungi pembangunan kilang minyak.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pertamina (Persero) mulai membangun pelabuhan sepanjang 500 meter untuk keperluan minyak Tuban yang terletak di Desa Mentoso, Kecamatan Jenu.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mengatakan, pembangunan pelabuhan ini terletak di lahan 200 hektare yang merestorasi kawasan laut. Pembangunan ditargetkan selesai dalam enam bulan yang bersamaan dengan pelaksanaan proyek kilang Tuban.

"Untuk lebar nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan," tuturnya Nicke saat mengunjung kilang Tuban, Sabtu (30/11).

Nicke menambahkan, pembangunan kilang Tuban saat ini telah memasuki tahap early work. Yakni, pembersihan lahan sekitar 328 hektare serta pemulihan lahan abrasi (restorasi) seluas 20 hektare. Dalam pembangunan tahap awal tersebut, Pertamina telah menyerap 271 tenaga kerja lokal Tuban.

"Proyek ini juga menciptakan multiplier effect lainnya. Terutama di daerah sekitar lokasi di Tuban, termasuk peningkatan pendapatan negara dan daerah. Baik dari pajak dan juga penguatan devisa negara karena mengurangi ketergantungan impor crude dan produk," bebernya.

Untuk membangun megaproyek ini, Pertamina telah menginvestasikan sekitar USD 15-16 miliar yang diperkirakan akan selesai pada 2026 mendatang. Sedangkan, proyek ini menempati area seluas kurang lebih 900 hektare.

"Ini salah satu proyek prestisius dan sangat strategis dalam membangun kemandirian dan kedaulatan energi nasional. Dampaknya juga tentu akan sangat besar dirasakan masyarakat sekitar proyek, khususnya Tuban dan sekitarnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku senang saat meninjau lokasi proyek pembangunan kilang Tuban tersebut. Dia menegaskan proyek yang dibangun itu merupakan salah satu concern utama dari pemerintah.

"Saya luar biasa senang di sini, progres mega proyek yang akan dibangun Pertamina. Saya diperintahkan Presiden mengawal proyek-proyek yang menjadi inisiatif pemerintah. Apalagi ini yang berkaitan dengan pembangunan kilang minyak," tuturnya.

Budi menambahkan, saat ini Pertamina membutuhkan lahan untuk membangun kilang tersebut. Dan Budi langsung menegaskan memberi izin untuk penggunaan lahan di wilayah pesisir tersebut untuk nantinya dilakukan restorasi lahan bahkan reklamasi.

"Ini kan butuh tanah, jadi saya hari ini memberikan izin pada Pertamina untuk melakukan restorasi. Tapi nanti dimungkinkan dilakukan reklamasi 200 hektare. Sehingga dengan tanah itu cukup digunakan untuk keperluan," ungkapnya. (wan/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 02:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*84. Qul kullun ya’malu ‘alaa syaakilatihi farabbukum a’lamu biman huwa ahdaa sabiilaan.Katakanlah (Muhammad), “Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing.” Maka Tuhanmu lebih mengeta...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...