Senin, 20 Januari 2020 19:53

Tahun Depan, Nominal TPP untuk ASN Pacitan Bakal Tak Jauh Beda dengan Tahun ini

Rabu, 20 November 2019 13:39 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Tahun Depan, Nominal TPP untuk ASN Pacitan Bakal Tak Jauh Beda dengan Tahun ini
Kabag Hukum Setkab Pacitan Deni Cahyantoro. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Seiring adanya kebijakan rasionalisasi dana perimbangan pusat dan daerah yang jumlahnya mencapai ratusan miliar rupiah, nominal tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang diterima ASN di Pacitan untuk tahun depan bakal tak jauh berbeda dari tahun ini..

Kabag Hukum Setkab Pacitan Deny Cahyantoro mengatakan, awalnya dalam draf RAPBD Tahun 2020 memang ada usulan TPP ASN sejumlah Rp 49 miliar. Namun setelah ada kebijakan rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat, usulan tersebut terpangkas menjadi sekitar Rp 38 miliar.

"Dengan kebijakan tersebut, pemberian TPP di tahun 2020 nanti dimungkinkan tak jauh berbeda dari kebijakan di tahun 2019," kata Deni sesaat sebelum mengikuti rapat dinas terkait kenaikan sewa atas lahan milik Pemkab Pacitan yang dipergunakan oleh PT. PPIS, Selasa (20/11).

Selain adanya kebijakan rasionalisasi anggaran, Deni juga menyebut kalau pemerintah pusat juga kembali menganulir aturan terkait pemberian TPP tersebut. Hal tersebut didasarkan pada Peraturan Mendagri Nomor 061-5449 Tahun 2019 tentang Tata Cara Persetujuan Mendagri Terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (ASN) di Lingkungan Pemda.

"Perlu dipahami bahwa TPP itu didalamnya terdiri dari beberapa indikator. Di antaranya beban kerja, prestasi kerja, kelangkaan profesi, letak geografis lokasi kerja dan pertimbangan objektif lainnya. Tahun ini kita sudah melaksanakan pembayaran TPP yang didasarkan pada indikator beban kerja dan hubungan dengan tingkat kehadiran pegawai," jelas Kabag Hukum.

Namun di tahun 2020 nanti, komponen TPP akan ditambah dengan indikator prestasi kinerja harian. "Meski ada penambahan indikator di TPP, akan tetapi nominal yang akan diterima ASN tak jauh beda dari kebijakan TPP sebelumnya. Untuk staf semula sekitar Rp 350 ribu bertambah menjadi sekitar Rp 375 ribu per bulan. Kebijakan tersebut tentu menyesuaikan dengan kebijakan turunnya plafon anggaran dari Rp 48 miliar menjadi Rp 38 miliar," tandasnya. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Senin, 20 Januari 2020 14:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...