Minggu, 15 Desember 2019 14:11

Bupati Rijanto Buka Jamasan Gong Kiai Pradah, Tradisi Peringatan Maulid Nabi di Blitar

Senin, 11 November 2019 17:15 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Bupati Rijanto Buka Jamasan Gong Kiai Pradah, Tradisi Peringatan Maulid Nabi di Blitar
Bupati Blitar Rijanto saat membuka ritual Jamasan Gong Kiai Pradah.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi dirayakan dengan berbagai tradisi di berbagai daerah di Indonesia. Momen ini biasanya kental dengan akulturasi agama dan budaya terasa sangat kental.

Hal inilah yang terlihat di Kabupaten Blitar saat perayaan Maulid Nabi atau yang biasa disebut Muludan. Tradisi Muludan di Blitar diperingati dengan tradisi Jamasan Gong Kiai Pradah atau siraman Gong Kiai Pradah di alun-alun Kecamatan Sutojayan.

Agenda tahunan yang digelar setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini disaksikan ribuan orang dari berbagai daerah. Di tengah teriknya matahari, mereka rela menunggu saat-saat pusaka berbentuk Gong itu dibersihkan. Hingga air bekas jamasan pusaka Gong Kiai Pradah yang diyakini bertuah disiramankan ke penonton.

Jamasan Gong Kiai Pradah ini dibuka Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo. Bupati Blitar mengatakan, Pemkab Blitar terus melestarikan Jamasan Gong Kiai Pradah. Tujuanya selain melestarikan budaya, agenda ini juga menjadi ajang pemersatu masyarakat Blitar setiap tahunnya.

"Semua warga Kabupaten Blitar bersatu bersama-sama ikut berpartisipasi dalam acara ini. Walaupun beda agama, namun tradisi ritual ini mampu mempersatukan kita yang bersama-sama mendoakan para leluhur dan mengharapkan berkah dan keselamatan kepada Tuhan yang maha esa," tutur Rijanto.

Bupati menambahkan tradisi lokal ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sejak tahun 2017 lalu. Penetapan ini didasarkan pada proposal yang diajukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar, dan Pemprov Jatim pada pemerintah pusat di tahun 2016 silam. Setelah melalui berbagai kajian, akhirnya Kemendikbud pun menyetujui usulan ini.

"Sejak 2017 lalu tradisi asli Kabupaten Blitar ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)," jelasnya. (adv/humas)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 14 Desember 2019 23:59 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Crystal Universe, akan menjadi andalan di Milenial Glow Garden (MGG), salah satu wahana baru Jatim Park 3 yang di-launcing pada Sabtu (14/12). Betapa tidak, di ruangan ini pengunjung akan dipikat dengan keindahan 5.433 l...
Sabtu, 14 Desember 2019 13:01 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Mengerikan! Itulah gambaran sikap saling serang atau saling bully antar penganut agama di media sosial (medsos). Tanpa risih dan tedeng aling-aling mereka saling serang dengan memakai kata-kata kasar, sadis, dan kejam. Mere...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...