Kamis, 09 Juli 2020 06:04

Wabup Pungkasiadi Tinjau Situs Kumitir

Jumat, 08 November 2019 19:07 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Wabup Pungkasiadi Tinjau Situs Kumitir
Wabup Pungkasiadi ketika menengok Situs Kumitir yang dipercaya sebagai tembok Mojopahit.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Penemuan situs Kumitir yang diyakini sebagai tembok kerajaan Mojopahit menarik perhatian Wabup Pungkasiadi. Jumat (8/11) siang, ia bersama Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Fitra Arda, serta Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Andi Muhammad Said menggelar sidak ke Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo.

Kepada Wabup, Andi Muhammad Said mengungkapkan bahwa temuan ini akan ditelusuri lebih lanjut.

“Situs Kumitir berupa batu yang diperkiraan seluas 400 x 400 meter. Posisinya belum terdeteksi, apakah ini termasuk dalam pusat kerajaan Majapahit. Kita sudah melaksanakan penggalian berjarak 100 meter. Rencana ke depan, akan kita telusuri lebih dalam. Tentu dengan tetap memperhatikan hak milik tanah dan hak apa saja yang diterima masyarakat,” terang Andi.

Menindaklanjuti banyaknya temuan sejarah yang ditemukan terbaru di Kabupaten Mojokerto, Fitra Arda menekankan agar temuan ini segera didaftarkan pada dinas terkait, agar bisa diverifikasi ODCB (Obyek yang Diduga Cagar Budaya). Harapannya agar obyek tersebut terus lestari, dan memberi manfaat bagi semua.

“Kawasan cagar budaya banyak memberi manfaat, khususnya dalam peningkatan tambahan pendapatan dari masyarakat sekitar lokasi. Situs-situs yang ditemukan, perlu mendapat verifikasi agar terlindungi dengan baik,” kata Fitra.

Sejalan dengan banyaknya dukungan maupun usulan pihak terkait, Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi menyatakan dukungannya secara penuh. Mengingat image Kabupaten Mojokerto yang dikenal sebagai pusat kerajaan Majapahit di masa lalu, wabup berharap agar semua situs baik yang sudah maupun masih dalam tahap pencarian, dapat mengangkat nama Majapahit agar makin dikenal luas.

Ia juga berharap agar Pemprov Jawa Timur dan Pemerintah Pusat, segera melaksanakan tindak lanjut secara menyeluruh terkait temuan situs ini. Termasuk titik koordinat ODCB. Karena kebetulan temuan situs Kumitir, berada pada lahan produksi batu bata merah oleh masyarakat sekitar yang berstatus sewa.

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus support (temuan situs Kumitir). Saya berharap Pemerintah Provinsi dan Pusat, segera menetapkan tindak lanjut masalah zona/titik koordinat. Sebab lahan ini sebelumnya juga digunakan sebagai lahan kerja masyarakat untuk produksi bata merah,” kata wabup Pungkasiadi. (yep/ian) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...