Jumat, 15 November 2019 00:18

Ditinggal Istrinya 3 Hari, Kakek di Jember Ditemukan Meninggal dengan Wajah Penuh Muntahan

Jumat, 08 November 2019 15:39 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Ditinggal Istrinya 3 Hari, Kakek di Jember Ditemukan Meninggal dengan Wajah Penuh Muntahan
Petugas Polsek Sumbersari saat melakukan identifikasi.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Lasi Susanto (63), warga Jalan Monginsidi, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, ditemukan tergeletak meninggal di lantai kamar tidurnya. Diduga kakek ini meninggal karena sakit, dan tidak tertolong karena hanya seorang diri di dalam rumah.

Pasalnya sang istri, Tumini (59) sedang menjenguk anaknya di Kecamatan Puger selama 3 hari.

Pada bagian wajah korban ditemukan banyak muntahan berwarna gelap. Diduga korban mempunyai masalah kesehatan pada organ pencernaannya. Karena korban memiliki riwayat sakit lambung, dan saat ditinggal istrinya, korban sendirian, serta dalam kondisi sakit.

"Korban memiliki riwayat sakit lambung, dan saat ditinggal 3 hari oleh istrinya, juga dalam kondisi sakit. Saat itu istrinya sedang menjenguk anaknya yang juga sakit," kata Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/11/2019).

Korban ditemukan tergeletak di lantai rumahnya, sekitar pukul 08.00 pagi tadi. "Saat itu istrinya baru pulang, tapi sampai di rumah, pintu dikunci dan korban tidak membukakan pintu. Padahal sudah berkali-kali diketuk," jelasnya.

Karena tidak ada respons, Tumini memanggil beberapa orang tetangganya, untuk meminta tolong membuka pintu secara paksa. "Dengan cara merusak penutup angin, dan baru bisa dibuka pintunya dari dalam. Korban ditemukan sudah tergeletak di lantai, dan banyak muntahan di wajahnya berwarna hitam. Selanjutnya salah seorang saksi menghubungi Puskesmas Gladak Pakem," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban sudah tidak bernyawa, namun tidak ditemukan luka pada tubuhnya.

Muntahan dimungkinkan berasal dari makanan yang keluar dari lambung. "Diduga korban mengalami sakit lambung, dan meninggal," katanya.

Selanjutnya tim Inafis Polres Jember datang ke TKP dan melakukan penyelidikan lanjut. Korban pun dibawa ke RSD dr. Soebandi. untuk dilakukan visum luar. "Berdasarkan hasil visum, tidak ada bekas penganiayaan ataupun luka, dugaannya memang meninggal karena sakit. Pihak keluarga memang menerima, karena juga riwayat sakitnya," jelasnya. (jbr1/yud)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...