Jumat, 28 Februari 2020 02:29

Tak Lapor ke Polisi, Korban Pencurian Gabah dan Perampasan Uang di Blitar Justru Posting di Sosmed

Selasa, 29 Oktober 2019 19:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Tak Lapor ke Polisi, Korban Pencurian Gabah dan Perampasan Uang di Blitar Justru Posting di Sosmed
Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Sodik Efendi.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dalam sepekan terakhir ada dua tindak kriminal yang tak kunjung dilaporkan ke pihak berwajib, namun sudah heboh menyedot perhatian di grup media sosial facebook. Tanpa alasan yang jelas, korban justru memilih mengunggah status ke media sosial daripada cepat-cepat lapor ke polisi.

Kasatreskrim Polres Blitar AKP Sodik Efendi mengatakan, meski tidak menerima laporan, polisi tidak tinggal diam menanggapi unggahan para korban kejahatan ini. Polisi langsung melakukan upaya jemput bola mendatangi para korban untuk mengklarifikasi kebenaran informasi yang telah disebarkan. Polisi melakukan tindakan dengan memintai keterangan dari para korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasus yang saat ini tengah ditangani Satreskrim Polres Blitar yang sebelumnya heboh di media sosial di antaranya adalah perampasan uang yang dilakukan sekelompok orang di Desa Jatinom, Kanigoro dan pencurian 8 sak gabah di Desa Dawuhan, Kademangan yang terekam CCTV. Kedua kasus ini tidak dilaporkan ke polisi, namun diunggah di media sosial facebook.

Untuk pencurian gabah setelah ditelusuri, ternyata korbanya adalah Samsiati, seorang buruh tani warga Dawuhan, Kademangan. Pelaku yang terdiri dari dua orang terekam CCTV milik tetangga korban.

Rekaman CCTV inilah yang kemudian diunggah ke medsos. Pelaku membawa kabur delapan karung gabah basah. Kedua pelaku terekam beberapa kali bolak balik mengangkut gabah hasil curian.

Sementara untuk perampasan yang terjadi di Desa Jatinom, Kanigoro, polisi juga telah memintai keterangan korban dan saksi-saksi. Menurut keterangan korban, pelaku berjumlah lima orang. Sementara uang yang dirampas sekitar Rp 350 ribu.

"Dari postingan di facebook, polisi langsung melakukan kroscek dan mendatangi korban yang sebelumnya tidak melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian," kata Sodik, Selasa (29/10/2019).

Kepada masyarakat, pihak kepolisian mengimbau untuk segera lapor polisi apabila menjadi korban kejahatan. Sehingga kepolisian bisa segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Apabila muncul di sosmed sebelum dilaporkan ke polisi justru, akan menyulitkan proses penyelidikan. Karena tidak menutup kemungkinan pelaku juga bermain sosmed. Begitu mengetahui ada postingan terkait perbuatannya, tentu pelaku akan dengan mudah menghilangkan bukti kejahatanya," pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...