Jumat, 14 Agustus 2020 14:29

Driver Ojol Harapkan Perubahan Pendidikan Indonesia

Senin, 28 Oktober 2019 00:23 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Driver Ojol Harapkan Perubahan Pendidikan Indonesia
Ratusan driver Go-Jek saat menghadiri Gathering dan Ulang Tahun Community Ojol Jember (COJ) pertama di Jakcloth Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Ditunjuknya CEO Gojek Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia diharapkan merubah wajah pendidikan bangsa ini yang dinilai monoton.

Penunjukkan Nadiem Makarim dinilai para driver ojek online (ojol) sebagai sebuah lompatan besar. Nadiem yang berlatar belakang seorang entrepreneur ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi menteri yang umumnya memiliki latar belakang dunia pendidikan.

Harapan ini disampaikan dalam kegiatan Gathering dan Ulang Tahun Community Ojol Jember (COJ) pertama di Jakcloth Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur. Kurang lebih 800 sopir ojol dari 190 komunitas ojol seluruh Pulau Jawa, Bali, Sumatera, NTB, dan NTT berkumpul, mendoakan Nadiem Makarim memiliki inovasi baru di urusan pendidikan Indonesia.

"Terpilihnya Nadiem Makarim sebagai Bos Gojek, diharapkan bisa merubah wajah pendidikan Bangsa Indonesia. Ini adalah lompatan besar Bapak Jokowi (Joko Widodo) yang rata-rata (umumnya) praktisi pendidikan, guru besar, rektor, ataupun tokoh dunia pendidikan," kata Dewan Pembina Komunitas Ojol Jember Agusta Jaka Purwana saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (27/10/2019).

Nadiem yang menurutnya tokoh entrepreneur Indonesia memiliki pengalaman lebih, yang bisa merubah wajah monoton pendidikan. "Kita tahu perubahan zaman sekarang sudah berubah maju dan pesat. Sehingga perlu dipimpin oleh orang yang maju juga. Seperti halnya Mas Nadiem yang memiliki inovasi, bergerak sebuah usaha di bidang aplikasi, bukan hanya (usaha) bidang otomotif saja," katanya.

Pria yang juga legislator Demokrat ini yakin penunjukan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud adalah langkah tepat dari Presiden Jokowi. Apalagi saat ini mengahadapi era disrupsi, yakni era di mana masyarakat tengah menggeser aktivitasnya yang dari dunia nyata ke dunia maya.

"Jika otomotif biasa persaingannya antar satu hal saja, tapi jika kombinasi otomotif dengan aplikasi. Hal inilah contoh inovasi yang bisa diterapkan di dunia pendidikan. Di mana nantinya dapat diciptakan sebuah pola pendidikan yang dibutuhkan dan (sesuai) kemauan pasar atau penyedia tenaga kerja. Atau juga pola pendidikan yang menekankan ketika menyelesaikan pendidikan bisa berwirausaha," ulasnya.

"Apalagi kita tahu, latar belakang pendidikan Mas Nadiem juga lulusan Harvard University. Artinya kapasitas intelektualnya cukup. Tinggal bagaimana sinkronisasi dengan anak buahnya di bawah, juga dengan di birokrasi," sambungnya. (jbr1/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...