Minggu, 19 Januari 2020 23:31

Polres Malang Kota Gelar Apel Pasukan Persiapan Operasi Zebra Semeru 2019

Rabu, 23 Oktober 2019 10:38 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Iwan Irawan
Polres Malang Kota Gelar Apel Pasukan Persiapan Operasi Zebra Semeru 2019
Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander memberikan keterangan terkait Ops Zebra Semeru 2019, Rabu (23/10). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander memimpin apel gelar pasukan dalam rangka persiapan Operasi Zebra Semeru 2019 berlangsung di halaman Mapolres setempat, Rabu (23/10).

Operasi Zebra digelar 14 hari, dimulai Rabu (23/10) hari ini, dan akan berakhir pada tanggal 5 November 2019. Kapolres menjelaskan, ada 8 poin sasaran yang dilakukan penindakan. Yakni, tidak melengkapi surat-surat, tidak pakai sabuk pengaman dan helm, melawan arus atau rambu, dan berkendara kondisi di bawah pengaruh miras, pengendara masih di bawah usia, dan kendaraan yang dimodifikasi tidak sesuai standar.

"Kami menerapkan di lapangan 80 persen penindakan, sisanya 20 persen diterapkan kebijakan diskresi," jelas Kapolres.

Pelaksanaan Ops Zebra Semeru 2019 ini menjadi atensi Kapolda Jawa Timur berdasarkan analisa dan evaluasi dari Ditlantas Polda Jatim. Sebab, angka laka lantas di Jawa Timur dinilai cukup tinggi dan cenderung mengalami peningkatan. Periode awal Januari hingga September 2018, terjadi 18.649 kasus, sedangkan di periode yang sama pada tahun 2019, tercatat sebanyak 19.416 kasus, atau naik sekitar 4.11 persen.

"Meski angka laka lantas naik, namun data pelanggaran lalu lintas di Jawa Timur justru mengalami penurunan. Di periode Januari hingga September tahun 2018 dan 2019, terdapat penurunan 3,67 persen. Kami menilai pelanggarannya didominasi pelanggar marka atau rambu," bebernya.

Sementara untuk Kota Malang sendiri, Kasatlantas AKP Galang Ari mengungkapkan terjadi penurunan laka lantas sebesar 22 persen. Ia menyebutkan, bahwa akibat laka lantas tersebut, angka kematian mencapai 90 lebih di tahun 2018. Sedangkan di tahun 2019 mencapai 66 orang meninggal dunia.

"Penyebab utama laka lantas yang kami himpun, sepanjang penyelengaraan penertiban atau di luar pelaksanaan operasi penertiban, mayoritas melawan arus dan melanggar rambu. Sekaligus didominasi oleh kendaraan roda dua," pungkasnya. (iwa/thu/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...