Sabtu, 15 Mei 2021 16:02

​Damaikan Geng Jawara dan All Star, Risma Minta Mereka Cium Kaki Orangtua

Jumat, 11 Oktober 2019 01:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​Damaikan Geng Jawara dan All Star, Risma Minta Mereka Cium Kaki Orangtua
Wali Kota Risma saat menyuruh anak-anak untuk mencium kaki orangtuanya masing-masing.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan pengarahan anak-anak yang terindikasi tawuran, yakni antara geng jawara dan geng all star, di Gedung Siola, Kamis (10/10).

Pengarahan itu diwarnai dengan isak tangis karena rasa haru. Anak-anak diminta Risma untuk meminta maaf kepada orang tua mereka masing-masing dan mencium kaki mereka (orangtua).

Para orangtua yang didominasi ibu-ibu yang menerima permintaan maaf anaknya ini spontan terisak menangis. Hampir semua orang tua yang diminta maju ke depan dan anak-anaknya minta maaf, tak kuasa menahan tangisnya.

Selain itu, anak-anak yang mendapatkan pengarahan dari Wali Kota Risma dan Kapolrestabes Surabaya itu diminta untuk saling bermaaf-maafan dan berpelukan. Bahkan, Risma meminta setelah keluar dari ruangan itu tidak ada lagi geng Jawara atau pun geng All Star.

BACA JUGA : 

Mudik Dilarang, Pemkot Surabaya Dorong Pelaku Usaha Maksimalkan Peran dan Fungsi Satgas Mandiri

​Pemkot Surabaya Pertahankan Opini WTP 9 Kali Berturut-turut

Banjir Air Mata Warnai Penyerahan Dokumen Adminduk bagi Keluarga Patriot KRI Nanggala-402

Wali Kota Eri Izinkan Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan Sesuai Zonasi Skala Mikro

"Kalian harus janji setelah keluar dari ruangan ini tidak ada lagi geng-gengan, yang ada adalah arek-arek Suroboyo. Setuju!," tegas Risma kepada anak-anak.

Risma juga sudah meminta tolong kepada Kapolrestabes Surabaya untuk mencari otak atau aktor di balik kejadian itu. Ia menilai anak-anak ini seolah-olah ditekan untuk ikut dalam geng mereka.

“Mereka ini hampir 95 persen tidak mengerti. Jadi, ini ada otak yang menggerakkan mereka. Tapi otaknya ini berada di belakang. Katanya dua orang sudah ditangkap dan akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

"Yang paling penting, anak-anak ini tidak mudah percaya kepada siapa pun yang mengajak untuk tawuran. Misalnya seperti disampaikan anak-anak tadi, bahwa ada yang mengajak dan ditekan serta diancam," ungkapnya.

Ia juga meminta untuk langsung melaporkan kepada pihak kepolisian melalui nomor 110 atau melalui aplikasi Jogo Suroboyo. “Bisa juga langsung menghubungi 112. Nanti kita tindaklanjuti, jadi jangan takut,” tandasnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho juga menjelaskan apabila ada kejadian yang mengganggu keamanan dan ketertiban Kota Surabaya, ia meminta untuk melaporkan kepada pihak kepolisian melalui aplikasi Jogo Suroboyo itu. “Tolong difotokan melalui aplikasi itu, nanti kami akan tindaklanjuti,” tegasnya.

Sandi juga meminta tawuran yang mengganggu keamanan dan ketertiban itu tidak boleh terjadi lagi. Bahkan, ia juga memastikan bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, pihaknya lebih tahu pergerakan dari geng-geng ini, sehingga beberapa kali dibubarkan oleh pihak kepolisian.

"Dengan keroyokan itu tidak keren dan bukan anak-anak milenial yang mau maju dan berprestasi. Oleh karena itu, kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga anak-anak ini," ajaknya. (ian/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...