Senin, 21 Oktober 2019 00:36

​Antrean Haji di Tuban Capai 27 Tahun

Kamis, 10 Oktober 2019 21:44 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Suwandi
​Antrean Haji di Tuban Capai 27 Tahun
Kepala Kemenag Tuban, Sahid.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Tuban yang ingin berangkat haji dan baru saja mendaftar, harus ekstra sabar. Pasalnya, daftar antrean jamaah haji per Oktober 2019 ini mencapai 27 tahun.

"Per Oktober 2019 ini masa tunggu ibadah haji untuk masyarakat bumi wali sampai 27 tahun," ujar Kepala Kemenag Tuban, Sahid kepada wartawan, Kamis (10/10).

Kata dia, masa tunggu cukup lama karena saat ini pendaftar haji ada sekitar 30 ribu jemaah. Namun, pelaksanannya selalu berubah karena jemaah haji setiap tahun selalu berganti orang. Terutama, dari faktor umur dan kesehatan selalu diperhatikan.

"Kami imbau kepada masyarakat Tuban tak perlu khawatir, karena pemerintah selalu mencari inovasi agar daftar antrean tidak terlalu lama," bebernya.

Sahid mengungkapkan, saat ini terobosan pemerintah berupa pemberlakukan aturan penggabungan dan pendampingan jemaah lanjut usia. Upaya itu sebagai usaha percepatan masa tunggu.

"Semoga tahun depan pemerintah mendapatkan tambahan kuota 10 ribu jamaah haji," harapnya.

Sahid juga memaparkan inovasi lain yang dilakukan pemerintah untuk memangkas masa tunggu. Berikut inovasi-inovasi tersebut:

1. Sewa hotel. Dulu satu hotel bisa dihuni jemaah Indonesia dan campur dengan berbagai macam bangsa. Sekarang satu hotel khusus untuk orang Indonesia karena sistem zonasi.

2. Pemerintah Arab Saudi memberikan fasilitas untuk pemeriksaan biometrik. Dulu pemeriksaan biometrik dilakukan di Bandara Saudi yang bisa memakan waktu sampai 7 jam. Sekarang rekam biometrik sudah dilakukan di tanah air. Pemerintah mengharapkan indeks kepuasan jemaah meningkat 85,30 persen.

3. Penambahan sarana buang air di Mina, dan

4. Perlindungan jemaah. (wan/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...