Selasa, 11 Agustus 2020 13:23

​Klir, Lahan PCNU Gresik Disewakan untuk Hotel Syariah, Jadi Aset PCNU

Selasa, 08 Oktober 2019 19:37 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Syuhud
​Klir, Lahan PCNU Gresik Disewakan untuk Hotel Syariah, Jadi Aset PCNU
Rapat PCNU Gresik membahas aset tanah seluas sekira 4335 m2 di timur exit tol Kebomas, Gresik yang disepakati tetap dibangun hotel syariah, Selasa (8/10/2019). foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.COM

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Jajaran pengurus PCNU Gresik akhirnya menggelar rapat membahas soal aset seluas sekira 4.335 m2 di timur exit tol Kebomas, tepatnya di depan kantor DPUTR, jalan Dr. Wahidin SH, Kebomas, yang dikerja samakan dengan PT. Graha Indo Berkah (GIB) untuk membangun hotel berbintang, Selasa (8/10).

Rapat dihadiri sejumlah jajaran petinggi PCNU dan LBHNU Gresik. Mereka di antaranya, Mustasyar PCNU KH. Robbach Ma'sum, Rois Syuriah PCNU KH. Mahfud Ma'sum, Ketua Tanfidziyah PCNU KH. Khusnan Ali, Bendahara Umum H. Saiful Arif, dan juga jajaran pengurus lain.

(KH Robach Maksum. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.com) 

Juga hadir pihak investor dari pihak PT. Graha Indo Berkah (GIB) di antaranya, Rizal Audy Rizky dan Dr. KH. Husnul Huluq selaku mantan ketua PCNU Gresik tiga periode.

(Dr KH Husnul Huluq. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.com)

Hasil notulen rapat tersebut ada beberapa poin. Di antaranya, aset PCNU berupa lahan seluas 4.335 m2 dengan SHM 630 atas nama Husnul Khuluq dan KH. Masbuhin Faqih dengan nilai saham Rp 15 miliar.

(Inilah tanah aset PCNU Gresik itu. Terletak pinggir jalan dan kini sudah dipagar. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.com)

Kemudian, lahan dipecah 2, seluas 2010 diembrengkan ke PT.GIB dan akan ditukar saham atas nama Husnul Khuluq dan KH. Masbuhin Faqih (mantan Rais Syuriah dan Ketua PCNU Gresik).

Kemudian, status tanah tidak dijual. Legalitas perjanjian kerja sama akan ditata ulang. Dan, kerja sama dengan PT.GIB diteruskan. Untuk memperlancar, kerja sama tetap dilakukan atas nama Husnul Khuluq dan KH. Masbuhin Faqih.

Mustasyar PCNU Gresik KH. Robbach Ma'sum kepada sejumlah wartawan menyatakan, rapat dilakukan untuk mengklirkan kesimpangsiuran informasi soal lahan PCNU yang dikerjasamakan untuk pembangunan hotel berbintang dengan PT.GIB. "Prinsipnya permasalahan yang muncul kami musyawarahkan sesuai prinsip Islam. Dan, Alhamdulillah sudah klir," ujarnya.

Menurut Kiai Robbach, aset berupa lahan seluas 4.335 m2 adalah aset milik PCNU. Lahan tersebut tetap dikerjasamakan dengan PT.GIB untuk pembangunan hotel syariah. "Untuk dibuat membangun hotel syariah seperti di Malang. Nama lengkap hotelnya nanti dirumuskan oleh teman-teman yang ditunjuk," ungkapnya.

Kiai Robbach mengaku tak tahu persis berapa nilai sewa lahan PCNU itu untuk dibangun hotel dan masa kerja samanya berapa tahun. "Semua yang akan merumuskan tim teknis. Semua untuk kemaslahatan PCNU," terangnya. 

Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik, KH. Khusnan Ali mengaku belum tahu persis asal usul lahan seluas 4335 m2 milik PCNU itu. "Lahan itu dulunya wakaf atau beli masih kita serahkan ke tim untuk ditelusuri," katanya.

Dia menambahkan, untuk tindaklanjut soal kerja sama lahan milik PCNU itu akan diurus oleh tim yang ditunjuk. "Kita masih pelajari dan musyawarahkan kerja samanya. Dan akan diurus oleh tim," katanya.

Sementara Husnul Khuluq menyatakan, semua persoalan sudah klir. Lahan seluas 4.335 m2 adalah aset milik PCNU Gresik. "Kerja samanya dengan PT GIB nantinya juga untuk kepentingan PCNU. Semua untuk kebaikan PCNU," pungkasnya. (hud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...