Selasa, 20 April 2021 03:49

Tuntut Transparansi Penggunaan Anggaran Wakil Rakyat, Gabungan LSM Datangi DPRD

Senin, 30 September 2019 16:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Tuntut Transparansi Penggunaan Anggaran Wakil Rakyat, Gabungan LSM Datangi DPRD
Pegiat LSM Pasuruan saat audiensi dengan pimpinan DPRD.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Berbagai LSM di Kabupaten Pasuruan yang tergabung Fortran (Forum Rakyat untuk Transparansi Anggaran) mendatangi gedung DPRD Pasuruan di kompleks perkantoran Raci, Senin (30/09). Kedatangan mereka untuk menggelar audiensi dengan pimpinan DPRD terkait penggunaan anggaran uang rakyat dan kinerja para wakil rakyat.

Para pegiat LSM yang datang ke gedung dewan tersebut yakni LSM Kipas, LSM Jimat, Garda Pantura, LSM Pusaka, LSM Gaib, dan LSM Lira. Mereja tiba di gedung DPRD pada pukul 10.00 WIB dan langsung ditemui para pimpinan DPRD.

Mengawali audiensi, Ahmad Maulana salah satu perwakilan LSM meminta kepada para anggota dewan agar menggunakan anggaran yang bersumber dari uang rakyat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Tranparansi anggaran di DPRD seperti perjalanan dinas, perawatan gedung, serta kendaraan harus mudah diakses masyarakat melalui web khusus," pinta Maulana.

BACA JUGA : 

Dinilai Tak Prosedural, Persetujuan Perubahan Ketiga Raperda Kabupaten Pasuruan Nomor 6/2015 Ditunda

Diduga Ada Potongan 40% Pada 14 Paket Pokmas di Kota Pasuruan, Ini Tanggapan Kasi Intel Kejari

Eko Suryono Minta Pemerintah Dukung Ekonomi Rakyat Pasuruan Melalui Pasar Desa

DPRD: ​Tamu Kunjungan Kerja ke Pasuruan Wajib Menginap di Hotel

Menanggapi permintaan ini, Ketua DPRD M. Sudiono mengatakan pihaknya mendukung langkah para LSM yang menyuarakan keterbukaan dan transparansi anggaran. Ia menegaskan apa yang sudah dilakukan DPRD bersama dengan eksekutif dalam proses penyusunan kegiatan dan program tidak akan menyimpang  dari ketentuan. "Semua dilaksanakan secara transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi," jelas Dion, sapaan akrab Sudiono.

Audiensi tersebut berjalan lancar, meski sempat diwarnai perbedaan pemahaman terkait tuntutan dari para pegiat LSM mengenai Undang-Undang Keterbukaan Public. Namun, hal itu tidak berlangsung lama karena Ketua DPRD segera mengambil jalan tengah dan mengalihkan pembicaraan.

Terpisah, Lujeng Sudharto, S.H. dari LSM Pusaka meminta kepada pimpinan DPRD dan sekretariat agar melakukan kajian dengan cermat sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan daerah dalam melakukan kegiatan kedewanan seperti kunker. Ia mencontohkan biaya kunker untuk penyusunan atau pembuatan Perda atau untuk peningkatan potensi wisata daerah.

"Informasi yang saya terima, anggaran satu kali kunker anggota Rp 1.750.000. Kalau ini dilakukan sekali dalam sepekan, maka pendapatan 1 orang anggota dewan mencapai 20 juta per bulan hanya dari kunker. Ini uang rakyat yang perlu diawasi bersama-sama," jelas Lujeng. (bib/par)   

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...