Kamis, 14 November 2019 10:22

Ratusan Mahasiswa di Pacitan Geruduk Kantor Bupati dan Gedung DPRD, Tolak UU KPK dan RUU KUHP

Rabu, 25 September 2019 11:50 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ratusan Mahasiswa di Pacitan Geruduk Kantor Bupati dan Gedung DPRD, Tolak UU KPK dan RUU KUHP
Aksi mahasiswa di halaman gedung DPRD Pacitan. (foto: Yuniardi Sutondo/BO)

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan mahasiswa dari berbagai almamater kampus di Pacitan menggelar aksi damai menolak RUU KUHP dan UU KPK hasil revisi, Rabu (25/9). Awalnya, para aktivis kampus itu melakukan long march dan menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati Pacitan, Jl Jaksa Agung Suprapto. Di situ, mereka sempat menggelar orasi sebagai luapan kekecewaan mereka terhadap pemerintahan saat ini.

"Mahasiswa adalah agen perubahan. Kita sudah muak terhadap pengelolaan negara yang amburadul. Tolak pelemahan KPK. Mahasiswa tergugah akan carut-marutnya pengelolaan negara yang tidak berpihak kepada rakyat," teriak Danur Suprapto, salah seorang perwakilan mahasiswa saat menyampaikan orasinya.

"Kalau bukan mahasiswa siapa lagi, Kalau bukan kita siapa lagi? Kami menolak draft Undang-Undang yang menyengsarakan rakyat. Jangan bilang hidup mahasiswa, manakala masih bermata buta, bertelinga tuli melihat ketidak adilan. Jangan bilang hidup mahasiswa manakala lidah kita kelu untuk menyuarakan keluhan rakyat," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Pacitan AKBP Sugandi yang ikut hadir mengamankan jalannya aksi memberikan apresiasi kepada para mahasiswa, yang telah menggelar aksi turun ke jalan secara damai dan tertib.

"Terima kasih pelaksanaan unras berjalan damai. Semoga para adik-adik kelak, akan menjadi generasi penerus yang jujur dan amanah. Kami mohon maaf apabila kurang berkenan terhadap anggota Mapolres dalam mengawal jalanya unras," sela AKBP Sugandi di tengah kerumunan peserta aksi.

Setelah puas menyampaikan aspirasinya, peserta aksi lantas menuju gedung DPRD Pacitan dan kembali menggelar aksi serupa. Namun sebelumnya, mereka sempat berjalan mengitari bundaran penceng seraya meneriakkan yel-yel penolakan atas UU KPK hasil revisi dan RUU KUHP yang saat ini tengah dibahas oleh DPR-RI.

Saat beraksi di depan gedung wakil rakyat, sejumlah mahasiswa kembali mendesak agar anggota DPRD Pacitan ikut memberikan dukungan atas penolakan UU KPK dan RUU KUHP yang disuarakan mahasiswa di seantero negeri. "Kami berharap anggota DPRD Pacitan ikut mendukung aspirasi para mahasiswa," timpal Muhamad Toni zikrullah, koordinator aksi.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah pimpinan DPRD Pacitan hadir menemui mahasiswa di bawah pengawalan Kapolres Pacitan dan jajarannya. Nampak Ronny Wahyono dan Gagarin, hadir di hadapan para demonstran. Tak ketinggalan, Bambang Margono, Bagus Pratikno, dan beberapa anggota DPRD lainnya ikut menyapa para aktivis kampus yang tengah menggelar aksi tersebut.

Dalam keterangan persnya, Ronny ikut memberikan apresiasi terhadap pendapat para mahasiswa menolak UU KUHP dan RUU KPK. "Atas dasar pergerakan aksi inilah, kami berjanji bakal meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat," kata Ronny seraya meneriakan yel-yel "hidup mahasiswa".

Sementara itu usai menyampaikan unek-uneknya di depan gedung DPRD, peserta aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Sebelumnya, beberapa perwakilan mahasiswa menyempatkan diri berjabat tangan dengan Kapolres Pacitan AKBP Sugandi dan unsur pimpinan DPRD. Mereka menyampaikan permohonan maaf apabila dalam melancarkan aksi unjuk rasa ada kata-kata yang tidak pas. (yun/dur)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Rabu, 13 November 2019 10:38 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...