Selasa, 15 Oktober 2019 19:34

Gempa di Tuban Terasa Hingga Lombok dan Yogyakarta, BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami

Kamis, 19 September 2019 16:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Gempa di Tuban Terasa Hingga Lombok dan Yogyakarta, BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami
Petugas BMKG Tuban menunjukkan lokasi gempa di Barat Laut Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gempa yang terjadi di Kabupaten Tuban sebanyak dua kali ternyata terasa hingga di berbagai daerah, Kamis (19/9). Kepala BMKG Tuban Desindra Deddy Kurniawan mengatakan, gempa itu terasa juga di Madura, Malang, Denpasar, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, Bima III MMI. Getarannya dirasakan nyata dalam rumah.

Kemudian, juga di Cilacap, Purworejo, Yogyakarta, Lumajang, Tuban, Trenggalek, Surabaya, Bandung II-III MMI. Namun, getaran hanya dirasakan ringan oleh beberapa orang, serta benda-benda yang digantung bergoyang.

Desindra menjelaskan, gempat terjadi di lokasi 6.40 LS 111.84 BT (58) Km Barat Laut Tuban - Jatim. Menurutnya, gempa kali ini tidak berpotensi tsunami, meski terjadi sebanyak dua kali. "Pertama Gempa Magnitude 5.6 skala richter (SR) terjadi pukul 14:06:31. Sedangkan, gempa susulan kedua terjadi pukul 14:31:59 dengan kekuatan 6.0 SR. Gempa dengan kedalaman 656 kilometer itu tidak berpotensi tsunami, namun dirasakan sekitr 3 MMI," terang Desindra.

(Kepala BMKG Tuban, Desindra Deddy Kurniawan)

Ia menjelaskan, berdasarkan analisis BMKG, dua gempa tektonik di wilayah Laut Jawa ini berselisih waktu 25 menit dan berjarak episenter 21 Kilometer. "Dari gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo Mw=6,1 dan Mw=6,0. Episenter gempa bumi pertama terletak pada koordinat 6,1 LS dan 111,86 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 88 km arah Timur Laut Kota Rembang, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah pada kedalaman 620 km," ujarnya.

"Sedangkan Episenter gempa bumi kedua terletak pada koordinat 6,24 LS dan 111,84 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 75 km arah Timur Laut Kota Rembang, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah pada kedalaman 623 km. Kalau jarak dari Tuban-Jatim 58 kilometer Barat Laut, tepatnya di lokasi 6.40 LS 111.84 BT," terangnya.

Lebih lanjut, Desindra mengatakan gempa bumi itu disebabkan aktivitas subduksi. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," katanya.

Untuk itu, ia berpesan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Selain itu, agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," bebernya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...