Jumat, 22 November 2019 08:59

Korban Alami Bengkak, Oknum Satpol PP Terdakwa Kasus Pemukulan Anak di Sidoarjo Tak Bisa Mengelak

Rabu, 11 September 2019 20:59 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Korban Alami Bengkak, Oknum Satpol PP Terdakwa Kasus Pemukulan Anak di Sidoarjo Tak Bisa Mengelak
Terdakwa Bambang, oknum anggota Satpol PP Sidoarjo saat sedang meminta maaf ke ibu korban.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Terdakwa Bambang Supriyono mengaku bersalah telah melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Menurut pengakuan Bambang yang merupakan oknum anggota Satpol PP, ia terbawa emosi telah melakukan pemukulan tanpa pikirkan akibatnya.

Hal itu disampaikan terdakwa di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Ridwantoro saat sidang lanjutan dengan agenda keterangan saksi.  "iya, saya mengaku salah telah melakukan pemukulan terhadap NP," ujar terdakwa Bambang Supriyono, Rabu (11/9).

Padahal, dari keterangannya, ia juga tidak mengetahui betul siapa yang kerap menggoda anaknya yang diketahui berada satu sekolah dengan korban. Selama ini, ia hanya mendengar dari istrinya bahwa anaknya kerap digoda oleh RO.

"Biasanya, anak saya sering bilang (curhat) ke istri saya," katanya.

Sebelum kejadian, ia yang berada di rumah tiba-tiba mendengar teriakan tetangganya bahwa ada seorang anak yang bernama RO kerap menggoda anaknya sedang lewat di depan rumahnya.

"Ini lho RO yang sering godain," katanya menirukan tetangga.

Mendengar hal itu, terdakwa langsung keluar rumah dan mendapati RA sedang bersepeda di depan rumahnya. Sedangkan NP dan RO yang dicarinya sudah lewat begitu saja. 

"Iya benar saya sempat pegang kerah bajunya dan mengoseknya. Dan saya juga enggak tahu anaknya siapa," tambahnya.

Ia lalu mencari nama yang dimaksud dan mendapati RO bersama NP. Seketika itu juga dia melayangkan pukulan di kepala korban bagian belakang. "Saya mukulnya pelan, karena ketika pukulan itu keras, otomatis dia akan jatuh," katanya.

Meski demikian, majelis hakim tidak menelan mentah-mentah keterangan terdakwa. Menurut Majelis Hakim Ridwantoro, hasil visum dokter, korban mengalami bengkak yang berwarna sama dengan warna kulit di kepala bagian kiri belakang.

"Nah hasil visumnya bunyinya seperti itu. Kalau pelan enggak mungkin sampai bengkak," jelas Ridwantoro.

Majelis Hakim menyayangkan tindakan yang dilakukan terdakwa. Seharusnya, sebagai aparat Satpol PP, terdakwa tidak gegabah melakukan pemukulan, apalagi terhadap anak-anak. Di samping itu, pihaknya juga menyayangkan persoalan seperti ini tidak bisa ditangani secara cepat dengan cara meminta maaf kepada korban.

"Kenapa baru meminta maaf setelah dilaporkan. Harusnya cepat-cepat minta maaf kepada keluarganya. Berani berbuat juga harus berani bertanggungjawab," tandasnya.

Di sela-sela sidangnya, Majelis Hakim memberikan kesempatan pada terdakwa untuk meminta maaf langsung terhadap orangtua korban. Sebab, tidak ada orangtua manapun yang rela anaknya dipukul tanpa sebab.

Sidang tuntutan rencananya bakal dilanjut pada pekan depan. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...