SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Polresta Sidoarjo mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) berupa pembobolan dan pencurian brankas di Perumahan Taman Pinang Indah yang terjadi pada 21 Oktober 2025. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Dua pelaku yang telah diamankan yakni T.S (36) asal Simalungun, Sumatera Utara, dan F.P (42) asal Lampung Tengah. Tiga tersangka lainnya, A.B.R (40), A.W (32), dan M.J.A (28), saat ini menjalani penahanan di Polres Purwakarta atas kasus serupa. Sementara satu pelaku berinisial B.P.B (24) masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).
BACA JUGA:
- Tabrak Tossa, Bus Bagong Alami Kecelakaan Karambol di Krian Sidoarjo, 3 Orang Alami Luka
- Polsek Sedati Gabungan Cek Dugaan Judi Kartu Remi di Warung Kopi Sedati, Ini Hasilnya
- Santri MTs di Sidoarjo Diduga Dianiaya Pengurus Ponpes, Keluarga Minta Keadilan
- Pelajar 17 Tahun Jadi Korban Luka Usai Motor Tabrak Mobil di Balongbendo Sidoarjo
“Para pelaku diketahui merupakan sindikat lintas provinsi yang beraksi dari Sumatera hingga Pulau Jawa,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Rabu (4/3/2026).
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku memiliki modus mengetuk atau menekan bel rumah calon korban.
Jika ada penghuni yang keluar, mereka berpura-pura menanyakan alamat. Namun apabila rumah dalam keadaan kosong, pelaku langsung beraksi.
Pada hari kejadian, para pelaku masuk ke Perumahan Taman Pinang Indah dan menyasar beberapa rumah sebelum menemukan rumah korban I.E.S dalam kondisi kosong.
Salah satu pelaku memotong gembok pagar menggunakan tang pemotong, lalu masuk dan menggeledah setiap ruangan.
Setelah menemukan brankas, para pelaku mengangkatnya secara bersama-sama ke dalam mobil Toyota Innova warna putih yang telah disiapkan.
Mereka juga mengambil perangkat perekam CCTV untuk menghilangkan jejak, kemudian menutup kembali pintu dan pagar rumah sebelum melarikan diri melalui jalan tol menuju arah Jakarta dengan mengganti pelat nomor kendaraan menggunakan nomor palsu.
Dari hasil penyelidikan, diketahui sebelum beraksi di Sidoarjo, sindikat tersebut juga melakukan pencurian di sejumlah daerah lain.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




