Senin, 01 Juni 2020 07:04

Kapolres Malang Kota Ultimatum Jajarannya: Jangan Sekali-kali Bermain di Belakang Pelaku Narkoba

Senin, 09 September 2019 18:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Kapolres Malang Kota Ultimatum Jajarannya: Jangan Sekali-kali Bermain di Belakang Pelaku Narkoba
Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander didampingi Kapolsek Blimbing AKP Heri W, Kasatreskoba Iptu Rahmat Satria, dan Kasubag Humas Ipda Ni Made S Marhaeni, menunjukkan BB ribuan pil koplo dan BB lainnya di halaman Mapolres Malang Kota, Senin (09/09). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Kendati masih beberapa minggu menjabat Kapolres Malang Kota, AKBP Doni Alexander langsung menebar ancaman bagi para pelaku kejahatan, utamanya penyalahgunaan narkoba.

Ia juga mewanti-wanti kepada anggotanya, agar jangan sampai menjadi beking para pelaku narkoba. "Kami telah mengultimatum kepada semua jajaran dalam pengungkapan narkoba, yakni jangan sekali-kali bermain di belakangnya (para pelaku narkoba, Red). Akan saya permainkan sendiri jika ketahuan," tandas mantan Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Jakarta ini saat merilis tangkapan 22 terangka kasus narkoba di halaman Mapolres setempat, Senin (09/09).

Menurut Kapolres, 22 pelaku kejahatan narkoba yang digulung itu merupakan hasil pengungkapan kasus oleh lima Polsek dan Polres Malang Kota sendiri. Dari 22 tersangka itu, diamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu seberat 156,23 gram, ganja 49,03 gram, ekstasi 13 butir, dan pil koplo 638 butir.

Kapolres mengungkapkan, para pelaku narkoba itu kerap beraksi lintas wilayah. "Dikendalikan dari Lapas Madiun untuk dipasok di wilayah Malang. Di antara pelakunya adalah sorang ibu-ibu berinisial S, dibantu seorang pengedar berinisial V. Modus operandinya menggunakan sistem jasa operator, untuk memandu pengedar dan pengepak pil koplonya dari Lapas," tuturnya.

"Kami Polres Malang Kota memberikan peringatan keras kepada pelaku narkoba, khususnya beroperasi di wilayah hukum Polres Malang Kota. Jika sampai nekat beroperasi, sanksi hukumnya sudah menanti," tegas Kapolres.

Selain S dan V, ada satu pelaku pengedar pil koplo yang diamankan, yakni Dodi. Berdasarkan pengakuannya, ia meraup keuntungan Rp 3 juta tiap menjual 100 butir pil koplo. "Saya mengedarkan di seputaran Malang kepada banyak orang. Sasarannya usia 20 sampai 30 tahun," ucap Dodi saat ditanyai Kapolres. (iwa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...