Selasa, 12 November 2019 04:59

Tersangka Veronica Koman Penerima Beasiswa S2, Tak Pernah Bikin Laporan Pertanggungjawaban

Sabtu, 07 September 2019 19:56 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Anatasia Novarina
Tersangka Veronica Koman Penerima Beasiswa S2, Tak Pernah Bikin Laporan Pertanggungjawaban
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, Wadirkrimsus AKBP Arman Asmara SIK saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Mapolda Jawa Timur Jl A Yani Surabaya, Sabtu (7/9/2019). foto: BANGSAONLINE/ ANATASIA NOVARINA

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ternyata Veronica Koman, tersangka provokasi Asrama Mahasiswa Papua, adalah penerima beasiswa pendidikan S2 dari Pemerintah Indonesia untuk kuliah di luar negeri. Namun ia diduga tidak pernah membuat laporan pertanggung jawaban atas beasiswa S2 yang diterima sejak tahun 2017.

Kapolda menegaskan bahwa sekarang Veronica Koman berada di luar negeri bersama suaminya.

"Kami akan melihat minggu depan, ini masih proses penyidikan, jangan sampai kami kesulitan. Yang jelas negara tetangga dan sangat dekat juga, dan banyak melakukan kegiatan kegiatan LSM," kata Kapolda Jatim Irjen Pol luki Hermawan kepada wartawan, termasuk BANGSAONLINE.com, di Mapolda Jawa Timur Jalan A Yani Surabaya, Sabtu (7/9/2019)

Menurut Kapolda, Veronika mendapatkan beasiswa pendidikan magister bidang Hukum. 

"Dapat beasiswa dari negara kita dan sekolah mengambil bidang hukum atau S2 hukum," ujarnya. Namun, kata Luki, selama dalam kurun waktu tiga tahun,  Veronica Koman tidak pernah memberikan bukti laporan pertanggungjawaban secara formal mengenai penggunaan dana beasiswa tersebut kepada pihak Pemerintah Indonesia.

"Dan yang bersangkutan selama mendapat beasiswa sejak 2017 ternyata tidak pernah aktif atau tidak pernah laporan sebagaimana seorang mahasiswa yang mendapat bantuan Ini," terangnya

Kapolda menjelaskan selama di luar negeri, Veronica Koman hidup bersama suaminya yang belakangan diketahui warga negara asing (WNA) aktif dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). "Dan suaminya juga pegiat LSM sangat aktif dan saat ini kami selalu bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri karena kami akan melibatkan terus," katanya.

Tapi Kapolda enggan menjelaskan berada di negara mana. Ketika wartawan menyebut negara Australia, ia juga tak mau menyebut. "Negara tetangga yang dekat dengan Indonesia. Nanti kita lihat ke depan proses penyidikan," katanya. (ana)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Sabtu, 02 November 2019 09:18 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...