Rabu, 05 Agustus 2020 02:26

Tersangka Veronica Koman Penerima Beasiswa S2, Tak Pernah Bikin Laporan Pertanggungjawaban

Sabtu, 07 September 2019 19:56 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Anatasia Novarina
Tersangka Veronica Koman Penerima Beasiswa S2, Tak Pernah Bikin Laporan Pertanggungjawaban
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, Wadirkrimsus AKBP Arman Asmara SIK saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Mapolda Jawa Timur Jl A Yani Surabaya, Sabtu (7/9/2019). foto: BANGSAONLINE/ ANATASIA NOVARINA

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ternyata Veronica Koman, tersangka provokasi Asrama Mahasiswa Papua, adalah penerima beasiswa pendidikan S2 dari Pemerintah Indonesia untuk kuliah di luar negeri. Namun ia diduga tidak pernah membuat laporan pertanggung jawaban atas beasiswa S2 yang diterima sejak tahun 2017.

Kapolda menegaskan bahwa sekarang Veronica Koman berada di luar negeri bersama suaminya.

"Kami akan melihat minggu depan, ini masih proses penyidikan, jangan sampai kami kesulitan. Yang jelas negara tetangga dan sangat dekat juga, dan banyak melakukan kegiatan kegiatan LSM," kata Kapolda Jatim Irjen Pol luki Hermawan kepada wartawan, termasuk BANGSAONLINE.com, di Mapolda Jawa Timur Jalan A Yani Surabaya, Sabtu (7/9/2019)

Menurut Kapolda, Veronika mendapatkan beasiswa pendidikan magister bidang Hukum. 

"Dapat beasiswa dari negara kita dan sekolah mengambil bidang hukum atau S2 hukum," ujarnya. Namun, kata Luki, selama dalam kurun waktu tiga tahun,  Veronica Koman tidak pernah memberikan bukti laporan pertanggungjawaban secara formal mengenai penggunaan dana beasiswa tersebut kepada pihak Pemerintah Indonesia.

"Dan yang bersangkutan selama mendapat beasiswa sejak 2017 ternyata tidak pernah aktif atau tidak pernah laporan sebagaimana seorang mahasiswa yang mendapat bantuan Ini," terangnya

Kapolda menjelaskan selama di luar negeri, Veronica Koman hidup bersama suaminya yang belakangan diketahui warga negara asing (WNA) aktif dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). "Dan suaminya juga pegiat LSM sangat aktif dan saat ini kami selalu bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri karena kami akan melibatkan terus," katanya.

Tapi Kapolda enggan menjelaskan berada di negara mana. Ketika wartawan menyebut negara Australia, ia juga tak mau menyebut. "Negara tetangga yang dekat dengan Indonesia. Nanti kita lihat ke depan proses penyidikan," katanya. (ana)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...