Senin, 21 Oktober 2019 06:10

Pelantikan DPRD Blitar Diwarnai Aksi Demo, Massa Paksa Anggota Dewan Tandatangani Pakta Integritas

Selasa, 27 Agustus 2019 14:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pelantikan DPRD Blitar Diwarnai Aksi Demo, Massa Paksa Anggota Dewan Tandatangani Pakta Integritas
Aksi massa yang melakukan demo saat pelantikan anggota DPRD Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - 50 anggota DPRD Kabupaten Blitar periode 2019-2024 resmi dilantik, Selasa (27/8/2019). Pelantikan ini sempat diwarnai aksi demo yang dilakukan di depan gerbang gedung DPRD Kabupaten Blitar sisi selatan.

Massa dari Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) menuntut anggota DPRD Kabupaten Blitar yang baru menandatangani pakta integritas.

Isi pakta integritas itu di antaranya untuk tidak melakukan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan DPRD Kabupaten Blitar harus melakukan fungsi pengawasan secara maksimal atas penyerapan anggaran di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Blitar.

"DPRD Kabupaten Blitar harus konsisten melaksanakan pakta integritas yang kami sodorkan," tegas Joko Prasetya, koordinator aksi.

Sejumlah petugas dari Polres Blitar serta Satpol PP Kabupaten Blitar nampak menjaga ketat jalanya aksi demo. Pantauan di lapangan, massa terus berorasi saat 50 anggota DPRD Kabupaten Blitar diambil sumpahnya.

Usai dilantik, Ketua DPRD Kabupaten Blitar sementara Suwito Saren Satoto memberikan keterangan singkat jika pihaknya mempersilakan massa menyampaikan aspirasinya.

"Kita tampung aspirasinya, kita terima untuk perbaikan kinerja. Termasuk untuk anggota dewan yang baru," ujar Suwito.

Politikus PDI Perjuangan ini juga tidak keberatan untuk menandatangani pakta integritas. Ia mengakui memang masih ada persoalan terkait serapan anggaran tahun 2019 yang kurang maksimal. Ia berjanji usai alat kelengkapan DPRD terbentuk akan segera mengambil sikap terkait kondisi tersebut.

"Serapan anggaran memang saat ini masih menjadi persoalan. Kita akan pacu semua alat segera terbentuk untuk kemudian segera melakukan pengawasan serapan anggaran. Agar nanti tidak menimbulkan Silpa," pungkasnya. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...