Sabtu, 04 April 2020 05:59

TPS Sampah Kabupaten Pasuruan Overload, Pemkab Berharap Program SDSB Jadi Solusi

Rabu, 21 Agustus 2019 12:04 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Ahmad Habibi
TPS Sampah Kabupaten Pasuruan Overload, Pemkab Berharap Program SDSB Jadi Solusi
TPA Kenep di Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Tingginya volume sampah rumah tangga yang dibuang di TPA Kenep Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan menjadi perhatian Pemkab Pasuruan. Program SDSB (Satu Desa Satu Bank Sampah) yang diluncurkan diharapkan jadi salah satu solusi.

Melalui Bank Sampah, desa-desa diajari cara mengelola sampah secara mandiri oleh tim fasilitator. Dengan adanya program tersebut, diharapkan sampah rumah tangga bisa dikelola sendiri sehingga volume di TPA tidak penuh.

"Jika sampah dikelola dengan baik, maka akan memberikan nilai ekomonis bagi masyarakat juga," ujar Plt Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Indra Hernandi pada BANGSAONLINE.com.

Seperti diketahui, lahan di TPA Kenep yang dipergunakan untuk penampungan sampah tersebut saat ini sudah dianggap overload. Data yang dimiliki BANGSAONLINE menyebutkan, volume sampah dibuang di TPA Kenep mencapai 65.000 ton/hari.

Terkait hal ini, Indra Hernandi menyebutkan permasalahan sampah tidak hanya terjadi di Kabupaten Pasuruan, tetapi di semua Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

"Masalah sampah tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata, tapi semua pihak harus terlibat aktif untuk melakukan penanganan sampah," jelasnya.

Selain SDSB, upaya yang dilakukan Pemkab Pasuruan pada tahun 2019 untuk mengurangi volume sampah yakni dengan pembangunan TPS3R. Program ini untuk penanganan sampah rumah tangga dengan konsep pengolahan, pemilahan, dan pendaur-ulangan sampah. Saat ini jumlah TPS3R yang dimiliki Kabupaten Pasuruan 40 lokasi.

Pada tahun ini, Pemkab Pasuruan juga mendapat bantuan kementrian PU Pera, yakni 6 unit TPS3R dengan total anggaran Rp 3 miliar. Rencananya akan dibangun di Kecamatan Puspo, Pohjentrek, Beji dan Purwosari, dan dua titik di Prigen.

Untuk teknis pelaksanaan pembangunan TPS3R itu tidak dilakukan secara kontraktual seperti pada tahun sebelumnya, akan tetapi pembangunan akan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat penerima program.

"Untuk pelaksanaan pembangunan ditangani oleh masyarakat atau desa penerima program," jelasnya. (bib/par)  

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...