Kasus DBD di Sampang Tembus 494 Selama 2025, Wilayah Kota Paling Banyak

Kasus DBD di Sampang Tembus 494 Selama 2025, Wilayah Kota Paling Banyak Ilustrasi Aedes Aegypti.

SAMPANG, BANGSAONLINE.com – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang melaporkan angka kasus demam berdarah dengue (DBD) yang cukup signifikan sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun dari seluruh puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Sampang, tercatat sebanyak 494 kasus telah terjadi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes-KB Sampang, Samsul Hidayat, mengungkapkan laporan tahunan tersebut pada awal Januari 2026. Ia memastikan bahwa data yang masuk telah melalui proses verifikasi yang ketat dan dicatat secara berjenjang.

Menurut Samsul, konsentrasi kasus paling tinggi ditemukan di wilayah padat penduduk, terutama di jantung kota.

"Sebaran kasus terbanyak tercatat di wilayah perkotaan Kecamatan Sampang. Kelurahan Kemuning dan Banyuanyar menjadi wilayah dengan angka tertinggi," katanya, Senin (12/1/2026).

Selain dua kelurahan tersebut, lonjakan kasus juga terpantau di wilayah Tambaan Barat dan Pengarengan. Keempat wilayah ini kini masuk dalam kategori prioritas utama untuk dilakukan upaya pengendalian dan pencegahan lebih lanjut.

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO