Minggu, 15 September 2019 21:56

​Pura-pura Mau Salat, Pencuri Sikat Mixer dan Uang Kotak Amal Musala di Sidoarjo

Selasa, 20 Agustus 2019 21:32 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Pura-pura Mau Salat, Pencuri Sikat Mixer dan Uang Kotak Amal Musala di Sidoarjo
Teras Musala Baiturrochman. Inzet: Kotak amal yang kosong dan lemari tempat menyimpan mixer audio.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Musala Baiturrochman yang terletak di Dusun Congkop, Kelurahan Keboansikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo disatroni pencuri.

Takmir Musala Baiturrochman Saidi mengatakan, pelaku membawa mixer pengeras suara, serta uang yang ada di dalam kotak amal.

"Kejadian pencuriannya sendiri terjadi Senin (19/8/2019) sekitar pukul 14.57. Dan baru diketahui oleh warga yang akan menunaikan Salat Ashar sekitar pukul 15.05 WIB," ujarnya, Selasa (20/8/2019).

Ia menceritakan kejadian hilangnya mixer diketahui saat muadzin akan menyuarakan adzan Salat Ashar, ternyata mik yang diletakkan di mimbar tak berfungsi.

"Akhirnya jemaah penasaran kenapa kok tidak berfungsi, akhirnya dicari penyebabnya. Ternyata grendel yang terdapat gembok di lemari etalase tempat menyimpan perangkat pengeras suara terlihat sudah dirusak. Dan mixer pengeras suara yang seharga Rp 4 juta juga sudah tidak ada di tempatnya," jelasnya.

Setelah itu, ia pun curiga dengan kondisi kotak amalnya. Dan ternyata benar, isi uang kotak amalnya sekitar Rp 4 juta amblas dibawa pelaku.

"Padahal kotak amalnya sudah terbuat dari besi dan telah digembok juga. Ternyata masih saja bisa dibawa kabur isinya," keluhnya.

Perbuatan pelaku sendiri terekam oleh CCTV yang terletak di dalam musala maupun di teras. Terlihat pelaku mengenakan baju lengan panjang berwarna hitam serta memakai topi berwarna biru. Pelaku juga terlihat membawa tas ransel berwarna merah hitam untuk membawa barang curiannya.

Dari rekaman CCTV tersebut, pelaku langsung masuk ke dalam musala melalui pintu depan. Dan menyamar layaknya orang yang akan menunaikan salat.

Namun meski pelaku bertindak secara sendiri, pihak takmir musala yakin bahwa pencuriannya dilakukan oleh dua orang lebih.

"Kalau dilihat dari caranya mengambil, sepertinya sudah terbiasa melakukannya. Dan bisa saja lebih dari dua orang untuk mengawasi keadaan sekitar," tambahnya.

Peristiwa tersebut saat ini belum dilaporkan kepada pihak kepolisian. "Belum melaporkan ke Polsek Gedangan. Rencananya secepatnya akan dilaporkan sambil membawa bukti rekaman CCTV," tandasnya. (cat/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...