Rabu, 23 Oktober 2019 08:11

Ini Alasan Jember Duduki Peringkat Kedua di Jatim dalam Transaksi Uang Elektronik

Senin, 19 Agustus 2019 19:10 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
Ini Alasan Jember Duduki Peringkat Kedua di Jatim dalam Transaksi Uang Elektronik
Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Muhammad Lukman Hakim.

JEMBER, BANGSAONLINE.com – Kabupaten Jember merupakan peringkat ketiga di Jawa Timur (Jatim) terkait jumlah kepadatan penduduknya. Namun untuk transaksi uang elektronik, Jember menduduki posisi kedua setelah Surabaya. Data tersebut dihimpun langsung oleh Bank Indonesia, di mana penyebabnya ada beberapa faktor.

Menurut Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Muhammad Lukman Hakim, ada beberapa faktor yang mendukung masyarakat Jember sering bertransaksi uang elektronik.

“Dari data yang kami terima (Dari BI pusat), untuk Jember menduduki peringkat kedua di Jawa Timur, terkait (transaksi) uang elektronik,” kata Lukman, Senin siang (19/8/2019) saat dikonfirmasi di kantornya.

Menurut data yang dihimpun, untuk Surabaya yang menempati peringkat pertama, ada 292 ribu orang yang sering melakukan transaksi uang elektronik. 

“Sedangkan untuk Jember ada 258 ribu orang. Jadi misalnya jumlah penduduk Jember ada sekitar 2,5 juta orang, artinya 10 persen orang penduduk itu terbiasa melakukan transaksi menggunakan uang elektronik. Bahkan mengalahkan Malang, dan kota/kabupaten lainnya,” jelasnya.

"Untuk faktor penyebab mengapa Jember menduduki peringkat kedua terkait transaksi uang elektronik, pertama, karena saya melihat dari sisi infrastruktur cukup mendukung, seperti halnya pusat-pusat perbelanjaan, pujasera, yang mengakomodasi dengan menggunakan uang elektronik," sebutnya.

Untuk alasan kedua, Lukman mengungkapkan banyak perguruan tinggi di Jember yang sebagian besar masyarakat (pelaku transaksi uang elektronik), adalah kalangan mahasiswa, dan kalangan milenial tingkat SMP dan SMA. 

"Mereka sangat cepat adaptasi dengan teknologi. Faktor inilah yang mendukung dan beberapa alasan yang mendukung peringkat tersebut," ungkapnya.

Bahkan manfaat dari penggunaan transaksi uang elektronik ini, benar-benar dirasakan, karena banyaknya cashback (diskon) dari penggunaan transaksi uang elektronik ini. Sehingga masyarakat Jember lebih senang bertransaksi dengan metode pembayaran yang menggunakan teknologi itu.

Namun demikian, kata Lukman, masyarakat juga harus tetap waspada. "Karena tidak semua perusahaan sudah terdaftar dan terverifikasi di lembaga resmi seperti Bank Indonesia maupun di OJK. Sehingga bijaklah dalam bertransaksi uang elektronik," tandasnya. (jbr1/yud/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 22 Oktober 2019 23:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hutan Kota Balas Klumprik menyediakan area Bumi Perkemahan. Hutan Kota yang dikenal dengan sebutan Taman Hutan Raya ini terletak di belakang Kantor Kelurahan Balas Klumprik, Wiyung. Dari sekitar 4,3 hektare luas hutan kot...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Senin, 21 Oktober 2019 12:15 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...