Rabu, 27 Mei 2020 00:48

Ini Alasan Jember Duduki Peringkat Kedua di Jatim dalam Transaksi Uang Elektronik

Senin, 19 Agustus 2019 19:10 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
Ini Alasan Jember Duduki Peringkat Kedua di Jatim dalam Transaksi Uang Elektronik
Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Muhammad Lukman Hakim.

JEMBER, BANGSAONLINE.com – Kabupaten Jember merupakan peringkat ketiga di Jawa Timur (Jatim) terkait jumlah kepadatan penduduknya. Namun untuk transaksi uang elektronik, Jember menduduki posisi kedua setelah Surabaya. Data tersebut dihimpun langsung oleh Bank Indonesia, di mana penyebabnya ada beberapa faktor.

Menurut Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Muhammad Lukman Hakim, ada beberapa faktor yang mendukung masyarakat Jember sering bertransaksi uang elektronik.

“Dari data yang kami terima (Dari BI pusat), untuk Jember menduduki peringkat kedua di Jawa Timur, terkait (transaksi) uang elektronik,” kata Lukman, Senin siang (19/8/2019) saat dikonfirmasi di kantornya.

Menurut data yang dihimpun, untuk Surabaya yang menempati peringkat pertama, ada 292 ribu orang yang sering melakukan transaksi uang elektronik. 

“Sedangkan untuk Jember ada 258 ribu orang. Jadi misalnya jumlah penduduk Jember ada sekitar 2,5 juta orang, artinya 10 persen orang penduduk itu terbiasa melakukan transaksi menggunakan uang elektronik. Bahkan mengalahkan Malang, dan kota/kabupaten lainnya,” jelasnya.

"Untuk faktor penyebab mengapa Jember menduduki peringkat kedua terkait transaksi uang elektronik, pertama, karena saya melihat dari sisi infrastruktur cukup mendukung, seperti halnya pusat-pusat perbelanjaan, pujasera, yang mengakomodasi dengan menggunakan uang elektronik," sebutnya.

Untuk alasan kedua, Lukman mengungkapkan banyak perguruan tinggi di Jember yang sebagian besar masyarakat (pelaku transaksi uang elektronik), adalah kalangan mahasiswa, dan kalangan milenial tingkat SMP dan SMA. 

"Mereka sangat cepat adaptasi dengan teknologi. Faktor inilah yang mendukung dan beberapa alasan yang mendukung peringkat tersebut," ungkapnya.

Bahkan manfaat dari penggunaan transaksi uang elektronik ini, benar-benar dirasakan, karena banyaknya cashback (diskon) dari penggunaan transaksi uang elektronik ini. Sehingga masyarakat Jember lebih senang bertransaksi dengan metode pembayaran yang menggunakan teknologi itu.

Namun demikian, kata Lukman, masyarakat juga harus tetap waspada. "Karena tidak semua perusahaan sudah terdaftar dan terverifikasi di lembaga resmi seperti Bank Indonesia maupun di OJK. Sehingga bijaklah dalam bertransaksi uang elektronik," tandasnya. (jbr1/yud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...