Sabtu, 17 Agustus 2019 23:03

Bupati Gresik Kembali Manfaatkan CSR Miliaran Rupiah untuk Bangun Landmark

Selasa, 13 Agustus 2019 13:17 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Bupati Gresik Kembali Manfaatkan CSR Miliaran Rupiah untuk Bangun Landmark
Maket landmark Garling yang akan dibangun PJB di pulau jalan Pahlawan. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto kembali memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CRS) perusahaan di Gresik untuk membangun landmark.

Setelah PT. Wilmar Nabati Indonesia (WNI) dan PT. Smelting, kali ini PT. PJB akan membangun landmark Gardu Suling (garling) bernilai miliaran rupiah di perempatan Gedung Nasional Indonesia (GNI), tepatnya di pulau Jalan Pahlawan, Gresik.

Kesepakatan pembangunan landmark dengan dana CSR PT PJB dituangkan dalam nota kesepahaman yang diteken antara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dengan General Manager PJB Gresik Ompang Rezki Hasibuan di ruang kerja Bupati Gresik, Senin (12/8) kemarin.

Bupati didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim serta beberapa kepala OPD terkait. Sedangkan pihak PJB didampingi oleh Manajer Keuangan dan Administrasi Eko Setyawan, Manajer Enginering dan QA Lalu Bramantias, serta Manajer Logistik Andik Eko Setyanto.

Bupati mengatakan, landmark Garling sebagai upaya untuk mengembalikan ikon yang pernah ada di Gresik jaman dahulu. "Dulu Gardu Suling berdiri di pertigaan Jalan Raden Santri, HOS Cokroaminoto, dan Jalan Basuki Rahmat (tepat di depan kantor PLN)," ujarnya.

Dia berharap, nantinya suara sirene dari Garling bisa didengar di dua kecamatan, yaitu Gresik dan Kebomas. "Kalau dulu suara sirene ini untuk menandai berbuka puasa saat bulan Ramadan. Kalau Garling ini sudah terbangun, selain bisa menandai saat berbuka puasa, juga bisa untuk menandai setiap waktu salat. Hanya durasi untuk berbuka puasa yang agak panjang. Tolong dikembalikan seperti yang dulu baik bentuk maupun warnanya. Sebagai rujukan silakan cari foto-fotonya," papar Sambari.

Sementara Wabup Moh. Qosim menambahkan, monumen yang akan dibangun ini untuk mengembalikan sejarah, sehingga kelak anak dan cucu bisa menikmatinya. "Tentunya dengan adanya monumen ini sepanjang sejarah akan dikenang, tidak hanya satu atau dua tahun saja," katanya.

Dalam sejarahnya, Gardu Suling yang pernah ada di Gresik ini dibangun pada tahun 1929 oleh Kitty Soesman seorang kepala Aniem (PLN). Bangunan ini merupakan saksi bisu perjuangan warga Gresik dalam mengusir penjajah.

Disebut Gardu Suling karena orang Gresik tempo dulu menyebut menara dengan istilah gardu. Sedangkan sirene disebut suling.

Zaman dulu, suara sirene ini sebagai tanda siaga jika ada musuh yang datang dari arah laut. Selepas kemerdekaan, suara sirene ini menjadi tanda suka cita termasuk saat berbuka puasa atau saat menjelang detik-detik proklamasi. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...