Kamis, 02 Juli 2020 16:28

Bupati Gresik Kembali Manfaatkan CSR Miliaran Rupiah untuk Bangun Landmark

Selasa, 13 Agustus 2019 13:17 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Bupati Gresik Kembali Manfaatkan CSR Miliaran Rupiah untuk Bangun Landmark
Maket landmark Garling yang akan dibangun PJB di pulau jalan Pahlawan. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto kembali memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CRS) perusahaan di Gresik untuk membangun landmark.

Setelah PT. Wilmar Nabati Indonesia (WNI) dan PT. Smelting, kali ini PT. PJB akan membangun landmark Gardu Suling (garling) bernilai miliaran rupiah di perempatan Gedung Nasional Indonesia (GNI), tepatnya di pulau Jalan Pahlawan, Gresik.

Kesepakatan pembangunan landmark dengan dana CSR PT PJB dituangkan dalam nota kesepahaman yang diteken antara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dengan General Manager PJB Gresik Ompang Rezki Hasibuan di ruang kerja Bupati Gresik, Senin (12/8) kemarin.

Bupati didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim serta beberapa kepala OPD terkait. Sedangkan pihak PJB didampingi oleh Manajer Keuangan dan Administrasi Eko Setyawan, Manajer Enginering dan QA Lalu Bramantias, serta Manajer Logistik Andik Eko Setyanto.

Bupati mengatakan, landmark Garling sebagai upaya untuk mengembalikan ikon yang pernah ada di Gresik jaman dahulu. "Dulu Gardu Suling berdiri di pertigaan Jalan Raden Santri, HOS Cokroaminoto, dan Jalan Basuki Rahmat (tepat di depan kantor PLN)," ujarnya.

Dia berharap, nantinya suara sirene dari Garling bisa didengar di dua kecamatan, yaitu Gresik dan Kebomas. "Kalau dulu suara sirene ini untuk menandai berbuka puasa saat bulan Ramadan. Kalau Garling ini sudah terbangun, selain bisa menandai saat berbuka puasa, juga bisa untuk menandai setiap waktu salat. Hanya durasi untuk berbuka puasa yang agak panjang. Tolong dikembalikan seperti yang dulu baik bentuk maupun warnanya. Sebagai rujukan silakan cari foto-fotonya," papar Sambari.

Sementara Wabup Moh. Qosim menambahkan, monumen yang akan dibangun ini untuk mengembalikan sejarah, sehingga kelak anak dan cucu bisa menikmatinya. "Tentunya dengan adanya monumen ini sepanjang sejarah akan dikenang, tidak hanya satu atau dua tahun saja," katanya.

Dalam sejarahnya, Gardu Suling yang pernah ada di Gresik ini dibangun pada tahun 1929 oleh Kitty Soesman seorang kepala Aniem (PLN). Bangunan ini merupakan saksi bisu perjuangan warga Gresik dalam mengusir penjajah.

Disebut Gardu Suling karena orang Gresik tempo dulu menyebut menara dengan istilah gardu. Sedangkan sirene disebut suling.

Zaman dulu, suara sirene ini sebagai tanda siaga jika ada musuh yang datang dari arah laut. Selepas kemerdekaan, suara sirene ini menjadi tanda suka cita termasuk saat berbuka puasa atau saat menjelang detik-detik proklamasi. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...