Minggu, 20 Oktober 2019 14:20

Bupati Gresik Kembali Manfaatkan CSR Miliaran Rupiah untuk Bangun Landmark

Selasa, 13 Agustus 2019 13:17 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Bupati Gresik Kembali Manfaatkan CSR Miliaran Rupiah untuk Bangun Landmark
Maket landmark Garling yang akan dibangun PJB di pulau jalan Pahlawan. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto kembali memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CRS) perusahaan di Gresik untuk membangun landmark.

Setelah PT. Wilmar Nabati Indonesia (WNI) dan PT. Smelting, kali ini PT. PJB akan membangun landmark Gardu Suling (garling) bernilai miliaran rupiah di perempatan Gedung Nasional Indonesia (GNI), tepatnya di pulau Jalan Pahlawan, Gresik.

Kesepakatan pembangunan landmark dengan dana CSR PT PJB dituangkan dalam nota kesepahaman yang diteken antara Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dengan General Manager PJB Gresik Ompang Rezki Hasibuan di ruang kerja Bupati Gresik, Senin (12/8) kemarin.

Bupati didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim serta beberapa kepala OPD terkait. Sedangkan pihak PJB didampingi oleh Manajer Keuangan dan Administrasi Eko Setyawan, Manajer Enginering dan QA Lalu Bramantias, serta Manajer Logistik Andik Eko Setyanto.

Bupati mengatakan, landmark Garling sebagai upaya untuk mengembalikan ikon yang pernah ada di Gresik jaman dahulu. "Dulu Gardu Suling berdiri di pertigaan Jalan Raden Santri, HOS Cokroaminoto, dan Jalan Basuki Rahmat (tepat di depan kantor PLN)," ujarnya.

Dia berharap, nantinya suara sirene dari Garling bisa didengar di dua kecamatan, yaitu Gresik dan Kebomas. "Kalau dulu suara sirene ini untuk menandai berbuka puasa saat bulan Ramadan. Kalau Garling ini sudah terbangun, selain bisa menandai saat berbuka puasa, juga bisa untuk menandai setiap waktu salat. Hanya durasi untuk berbuka puasa yang agak panjang. Tolong dikembalikan seperti yang dulu baik bentuk maupun warnanya. Sebagai rujukan silakan cari foto-fotonya," papar Sambari.

Sementara Wabup Moh. Qosim menambahkan, monumen yang akan dibangun ini untuk mengembalikan sejarah, sehingga kelak anak dan cucu bisa menikmatinya. "Tentunya dengan adanya monumen ini sepanjang sejarah akan dikenang, tidak hanya satu atau dua tahun saja," katanya.

Dalam sejarahnya, Gardu Suling yang pernah ada di Gresik ini dibangun pada tahun 1929 oleh Kitty Soesman seorang kepala Aniem (PLN). Bangunan ini merupakan saksi bisu perjuangan warga Gresik dalam mengusir penjajah.

Disebut Gardu Suling karena orang Gresik tempo dulu menyebut menara dengan istilah gardu. Sedangkan sirene disebut suling.

Zaman dulu, suara sirene ini sebagai tanda siaga jika ada musuh yang datang dari arah laut. Selepas kemerdekaan, suara sirene ini menjadi tanda suka cita termasuk saat berbuka puasa atau saat menjelang detik-detik proklamasi. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...