Selasa, 21 Januari 2020 10:03

Crane Patah di Depan FKG Unej Timpa 3 Rumah dan 1 Korban Luka di Kepala

Senin, 12 Agustus 2019 14:25 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yudi Indrawan
Crane Patah di Depan FKG Unej Timpa 3 Rumah dan 1 Korban Luka di Kepala
Alat berat crane yang digunakan untuk membangun gedung kembar di depan FKG Unej patah, Senin siang (12/8/2019). Tempat kejadian perkara (TKP) sudah di-police line.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Alat berat crane yang digunakan untuk membangun gedung kembar di depan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (Unej) patah dan menimpa tiga rumah warga di Lingkungan Tegal Boto, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Senin siang (12/8/2019).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu, juga mengakibatkan seorang warga bernama Sukari mengalami luka cukup serius di kepalanya. Diketahui korban saat itu sedang memperbaiki toilet rumah saat tertimpa alat berat crane tersebut.

"Kejadiannya tadi sekitar pukul 11 siang. Saya sedang di depan, dan bapak saya (Sukari) sedang memperbaiki toilet rumah," kata Fendy, anak korban saat dikonfirmasi wartawan.

Akibat tertimpa batang besi crane tersebut, Sukari mengalami luka di kepala. "Kepala bapak bocor (luka di kepala). Banyak darahnya, tadi langsung dibawa ke RS Patrang (RSD dr. Soebandi) sama banyak orang dan ditemani ibu," kata pria berumur 26 tahun itu.

Terkait kejadian tersebut, Fendy masih menunggu pertanggung jawaban dari pihak CV yang mengerjakan proyek pembangunan gedung. "Kejadiannya tadi berlangsung cepat, dan semoga ada penyelesaian yang baik," katanya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, pihak CV HK Nindya yang menggarap proyek pembangunan gedung kembar Unej itu enggan untuk dikonfirmasi. "Nanti dulu ya mas, masih diperiksa dan ada musibah ini," kata salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya itu.

Terkait peristiwa tersebut, bagian Humas Unej melalui Kasubag Humas Rohmat Hidayanto menyampaikan, bahwa terkait patahnya crane yang menimpa rumah warga itu, menjadi tanggung jawab pihak CV.

"Karena gedung integrated laboratory for plant and natural medicine dan gedung integrated laboratory for health science atau umum disebut gedung kembar itu, masih belum diserahkan kepada kami. Masih menjadi tanggung jawab CV," kata pria yang akrab dipanggil Dudung ini.

Bagaimana tanggung jawab terhadap korban dan rumah warga yang rusak? "Dari pihak CV nantinya akan dibahas secara kekeluargaan. Seperti apa dan bagaimana prosesnya. Pihak CV yang nanti menyampaikan," katanya. (jbr1/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Senin, 20 Januari 2020 14:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...