Minggu, 15 September 2019 20:20

Semua Pasien Sembuh, KLB Hepatitis A di Pacitan Bukan Kategori Bencana Kesehatan

Minggu, 11 Agustus 2019 11:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Semua Pasien Sembuh, KLB Hepatitis A di Pacitan Bukan Kategori Bencana Kesehatan
Sejumlah lembaga menyampaikan pernyataan dan deklarasi bila Pacitan sudah terbebas dari Hepatitis A, Sabtu (10/8) kemarin. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo menegaskan, KLB Hepatitis A belum masuk kategori bencana kesehatan. Apalagi saat ini ribuan pasien terpapar sudah dinyatakan sembuh total. "Kalau masuk kategori bencana kesehatan, situasinya tidak seperti ini," kata Didik, Ahad (11/8).

Hal yang sama disampaikan Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Pacitan Wawan Kasiyanto. Menurutnya, sepanjang KLB yang ditetapkan sejak 30 Juni lalu, 1.251 orang pasien yang terpapar semuanya sudah bisa disembuhkan. "Semuanya tidak ada yang mati dan sudah bisa disembuhkan," tegas Wawan.

Apalagi, lanjut dia, pemerintah telah menanggung semua biaya pasien Hepatitis sejak penetapan status KLB. Per pasien, biaya yang ditanggung maksimal Rp 3.250.000.

Ia menjelaskan, bahwa Hepatitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, sehingga tidak ada obatnya. "Yang bisa mengobati itu kekebalan tubuh masing-masing. Dan, paparan Hepatitis A ini bisa dimungkinkan akan terjadi lagi dalam kurun waktu tertentu. Kalau ada orang bilang bisa diobati dengan herbal seperti temulawak, itu tidak benar. Temulawak bukanlah obat, namun semacam suplemen untuk penyehatan fungsi hati," beber dia.

"Masyarakat diharapkan jaga kesehatan dengan pola hidup sehat makan berimbang dengan gizi seimbang, dan istirahat cukup. Utamanya jaga kebersihan personal. Misalnya cuci tangan dengan sabun sebelum makan. Di Pacitan nanti akan dapat support bantuan jamban keluarga. Namun kegiatan tersebut ranahnya TNI yang dinilai berpengalaman. Kami meminta agar semua pihak bisa menyampaikan informasi yang tepat tentang Hepatitis A. Kalau berkunjung ke daerah endemi Hepatitis A, yakni Tulakan, Ngadirojo, dan Sudimoro, hindari makan yang mentah-mentah, dan makanan dingin. Yang paling aman itu makanan yang panas. Sebab virus akan mati pada suhu tertentu," pungkasnya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...