Minggu, 18 Agustus 2019 04:43

Bunuh Satu Ekor, Pria di Kediri Tewas Diserang Ratusan Lebah

Jumat, 09 Agustus 2019 19:17 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Bunuh Satu Ekor, Pria di Kediri Tewas Diserang Ratusan Lebah
Petugas saat mengevakuasi korban yang sudah meninggal dunia. Foto: ARIF KURNIAWAN/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Seorang pria ditemukan meninggal dunia saat memetik daun cengkeh. Kejadian itu terjadi di lereng Gunung Kelud, tepatnya perkebunan Mangkli Dusun Margomulyo, Desa/Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Kamis (8/8) malam.

Peristiwa nahas itu menimpa Kristiono (42), warga Desa Puncu. Mulanya, sekitar pukul 15.00 WIB, Kristiono bersama Wagimun (55) berboncengan menaiki sepeda motor menuju ke blok Damarwulan perkebunan Mangkli Dusun Margomulyo Desa/Kecamatan Puncu untuk memetik daun cengkeh.

Sesampainya di lokasi, Wagimun berada di depan dan sedangkan korban berada di belakang. Tidak lama kemudian tiba-tiba korban punggungnya disengat lebah jenis gong. Korban kemudian membunuh lebah itu.

Usai membunuh lebah, tidak lama kemudian ratusan lebah menyerang korban dan Wagimun. Korban berusaha kabur dan Wagimun juga lari untuk menyelamatkan diri dari sengatan lebah. Mereka berpencar.

"Wagimun teman korban ini tersengat lebah di jempol kiri dan lengan tangan serta punggung," tutur Kasubbag Humas Polres Kediri Iptu Purnomo.

Namun nahas bagi korban. Korban yang berusaha menyelamatkan diri terus diserang oleh lebah hingga nyaris di sekujur tubuh korban terkena sengatan lebah. Korban meninggal dunia di perkebunan Mangkli itu diketahui pertama kali oleh Bonari yang saat mengontrol tanaman perkebunan kopi.

"Posisi saat ditemukan korban posisi tertelungkup. Saksi kemudian memberitahu warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Puncu," terang Iptu Purnomo.

Dari hasil pemeriksaan tim medis dokter Puskesmas setempat dan petugas identifikasi Mapolres Kediri tidak ditemukan adanya bekas luka akibat penganiayaan. Di tubuh dan wajah korban ditemukan bekas sengatan lebah.

"Korban meninggal dunia diduga banyak sengatan lebah di tubuh dan wajah korban juga bengkak. Saksi Wagimun juga membenarkan kejadian tersebut," ungkap Kasubbag Humas.

Sementara itu, keluarga korban menolak jika korban dilakukan otopsi. Keluarga korban menerima atas kejadian yang dialami korban adalah musibah. (rif/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...