Selasa, 26 Mei 2020 02:48

Gelar Rapat dengan Pengembang, Risma Kebut Pembangunan JLLB

Kamis, 01 Agustus 2019 23:13 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Revol Afkar
Gelar Rapat dengan Pengembang, Risma Kebut Pembangunan JLLB
Risma saat memimpin rapat bersama para pengembang untuk pembangunan Jalan Luar Lingkar Barat (JLLB) di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Kamis (1/8/2019).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta jajarannya menggelar rapat bersama dengan para pengembang untuk mengebut pembangunan Jalan Luar Lingkar Barat (JLLB) di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Kamis (1/8/2019). Pengembang yang hadir itu berasal dari perusahaan-perusahaan yang tanahnya dilintasi jalur JLLB.

Pada kesempatan itu, Risma menyampaikan sengaja mengundang para pengembang untuk mendiskusikan tindaklanjut pengerjaan JLLB. Sebab, dia menargetkan pengerjaan JLLB ini selesai tahun depan, yakni tahun 2020. “Minimal nanti sampai perbatasan Surabaya-Gresik. Tentu saya sangat bersyukur,” kata dia.

Menurut dia, pembahasan ini penting karena jalan ini akan sangat membantu pertumbuhan dan perkembangan Kota Surabaya ke depannya. Bahkan, berdasarkan data yang dia terima, pertumbuhan ekonomi Surabaya hampir 70 persen disupport oleh bidang jasa. “Makanya, kalau ini ada gangguan jalannya, maka akan berpengaruh juga pada siklus perekonomiannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Risma langsung mengambil berbagai tindakan untuk menyelesaikan beberapa persoalan yang dinilai menghambat pembangunan JLLB ini. Bahkan, dia juga siap menemui seseorang atau pengembang atau pun investor yang sampai saat ini masih kesulitan ditembus oleh Pemkot Surabaya. “Nanti bagian yang begitu-begitu, saya yang urus,” imbuhnya.

Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan agenda rapat kali ini untuk membahas semua tanah JLLB yang masih tersisa dan masih belum dibangun. Harapannya, itu segera dibangun supaya JLLB ini segera rampung.

“Jadi, yang tanahnya milik pengembang dan sudah dimasukkan ke fasilitas umum (fasum), kami dorong untuk segera dibangun jalannya,” kata dia.

Eri menjelaskan bahwa JLLB yang akan dibangun itu dari tol sampai pintu keluar dengan total panjangnya mencapai 16 kilometer. Lahan sepanjang itu dimiliki oleh dua investor dan mereka sudah bersedia untuk membangunnya. “Insya Allah sudah dikoordinasikan dengan teman-teman Dinas PU Bina Marga dan Pematusan untuk dibangun,” tambahnya.

Sebenarnya, lanjut dia, kalau fasilitas umum itu tanahnya dihibahkan kepada Pemkot Surabaya, maka yang membangun jalannya bisa pihak pemkot. Namun begitu, apabila pihak pengembang ingin membangunkannya, maka pemkot sangat berterima kasih. “Harapannya tahun ini bisa terus dikebut,” tegasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan proyek JLLB ini ditargetkan tuntas pasa tahun 2020. Proyek ini diharapkan mengurai kemacetan di Surabaya barat.

JLLB ini dikerjakan secara bertahap. Tahap pertama sepanjang 2,18 kilometer meliputi Kecamatan Lakarsantri-perbatasan Kabupaten Gresik. Tahap kedua sepanjang 6,45 kilometer yang menghubungkan Lakarsantri-Raya Sememi.

Sedangkan untuk tahap ketiga dari Jalan Raya Sememi-Romokalisari sepanjang 3,85 kilometer dan terakhir atau tahap IV yang menghubungkan Jalan Raya Sememi-Jalan Raya Tambak Osowilangun. “Kami terus kebut, semoga sesuai target dan bisa selesai tahun depan,” pungkasnya. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...