Minggu, 31 Mei 2020 00:00

Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar Masih Stabil

Kamis, 01 Agustus 2019 14:19 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar Masih Stabil
Suasana di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar tampak lengang.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - 10 hari menjelang hari raya Idul Adha, harga hewan kurban sapi di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar masih stabil. Belum ada kenaikan harga maupun kenaikan permintaan. Bahkan sejumlah pedagang justru mengeluhkan sepinya pembeli. Berbeda dengan hari raya Idul Adha sebelumnya.

"Biasanya H-10 seperti ini sudah ramai. Dari kantor-kantor biasanya sudah datang untuk cari sapi. Kalau tahun ini belum ada," ungkap Sikan (46) pedagang sapi di pasar hewan Dimoro Kota Blitar, Kamis (1/8/2019).

Sikan mengatakan, sepinya permintaan itu yang menjadi faktor harga sapi belum mengalami kenaikan. Saat ini para pedagang masih menjual sapi dengan harga normal. Yakni di kisaran Rp 18 juta per ekor. Itu untuk sapi jantan jenis limusin, simental, dan bligon. Usia sapi antara dua tahun sampai lima tahun.

"Harga juga masih normal karena permintaan kan juga belum terlalu ramai. Hari ini saya bawa empat ekor, baru laku satu ekor," imbuhnya.

Dia memperkirakan pembeli mulai ramai mencari hewan kurban lima hari sebelum hari raya. Seiring dengan naiknya permintaan, harganya juga akan naik mulai Rp 500.000 sampai Rp 1 juta per ekor.

"Biasanya kurang lima hari harga dan penjualannya mulai naik. Tapi juga tidak terlalu banyak," paparnya.

Pedagang lain, Jemadi mengatakan sekarang ini ada pergeseran cara pembelian hewan kurban oleh masyarakat. Pembeli hewan kurban saat ini tidak langsung membawa sapi yang sudah dibeli. Mereka menitipkan sapi ke pedagang dan akan diambil saat hari H penyembelihan.

"Pedagang sekarang ya sedikit repot. Karena pedagang harus menanggung biaya pakan untuk sapi sebelum diambil pembelinya," jelasnya.

Terpisah, Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar Dewi Masitoh mengimbau ke masyarakat agar pandai memilih hewan kurban. Hewan yang dipakai untuk kurban harus sehat, tidak cacat dan cukup umur, minimal berusia dua tahun untuk sapi dan satu tahun untuk kambing.

Dia juga menganjurkan ke masyarakat agar membeli hewan jantan untuk kurban. Kalaupun membeli hewan betina harus yang sudah tidak produktif. "Kalau betina harus dilakukan pemeriksaan kebuntingan dulu," pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...