Sabtu, 18 Januari 2020 16:44

Pasuruan Jadi Tempat Magang IB Nasional

Rabu, 31 Juli 2019 17:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Pasuruan Jadi Tempat Magang IB Nasional
Kegiata inseminasi buatan yang dilakukan oleh petugas peternakan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Keberhasilan Pemkab Pasuruan dalam program Inseminasi Buatan (IB) di bidang peternakan, utamanya hewan ternak besar (sapi potong dan sapi perah) membawa berkah tersendiri. Yakni, dengan ditunjuknya Kabupaten Pasuruan sebagai tempat magang IB Nasional.

Beberapa Kabupaten di Indonesia banyak yang balajar pelatihan cara melakukan IB dari para petugas mantri hewan.

Menurut keterangan Kabid Produksi Dinas Peternakan dan Ketahanan Kabupaten Pasuruan Ari Widodo pada BANGSAONLINE.comm bahwa program IB di Kabupaten Pasuruan dimulai sejak tahun 1990 hingga sekarang. Kegiatan tersebut salah satunya bertujuan untuk meningkatkan populasi ternak hewan besar seperti sapi potong dan sapi perah.

Untuk diketahui, peternak rakyat di kabupaten jumlahnya cukup banyak dan sistem pengelolaannya sudah modern. Untuk itu, Pemkab Pasuruan menggalakkan program IB supaya hasil produksi dan polulasi ternak bisa berkembang dengan cepat, dan berkualitas.

"Pemerintah daerah menyiapkan petugas IB yang memiliki sertifikat untuk membantu para peternak rakyat di wilayah Pasuruan yang ada di beberapa kecamatan yang merupakan kantong peternak hewan besar seperti Tutur, Lekok Puspo, Purwodadi, Prigen, dan beberapa kecamatan lainnya," jelasnya.

Atas dasar keberhasilan IB tersebut, maka Kabupaten Pasuruan ditunjuk oleh Pemerintah Pusat sebagai tempat magang bagi Kabupaten/Kota untuk belajar IB. Saat ini ada tiga Kabupaten yang belajar di Kabupaten Pasuruan, yakni Kabupaten Lombok, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Kapuas Hulu.

"Jumlah petugas atau dokter hewan yang sudah mengantongi sertifikat ada 25 orang. Mereka menjadi ujung tombak dinas dalam program IB," jelas Ari Widodo.

Populasi ternak hewan besar di Kabupaten Pasuruan berdasarkan data tahun 2018, tersebar di kantong-kantong ternak dengan rincian, untuk sapi perah lebih kurang 100 ribu ekor dan sapi potong 90 ribu ekor. Angka tersebut diproyeksikan akan terus bertambah seiring semakin banyaknya masyarakat yang tertarik untuk beternak.

Ada beberapa manfaat yang akan diperoleh peternak jika mengembangbiakan ternak besar menggunakan IB, di antaranya untuk meningkatkan genetik sapi lokal karena menggunakan spermatozoa dari pejantan unggul, mengatasi masalah kekurangan pejantan unggul, mengatur jarak kebuntingan ternak, mengurangi penyebaran penyakit kelamin karena pejantan dari ternak yang sehat.(bib/par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...