Minggu, 15 September 2019 21:58

Pasuruan Jadi Tempat Magang IB Nasional

Rabu, 31 Juli 2019 17:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Pasuruan Jadi Tempat Magang IB Nasional
Kegiata inseminasi buatan yang dilakukan oleh petugas peternakan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Keberhasilan Pemkab Pasuruan dalam program Inseminasi Buatan (IB) di bidang peternakan, utamanya hewan ternak besar (sapi potong dan sapi perah) membawa berkah tersendiri. Yakni, dengan ditunjuknya Kabupaten Pasuruan sebagai tempat magang IB Nasional.

Beberapa Kabupaten di Indonesia banyak yang balajar pelatihan cara melakukan IB dari para petugas mantri hewan.

Menurut keterangan Kabid Produksi Dinas Peternakan dan Ketahanan Kabupaten Pasuruan Ari Widodo pada BANGSAONLINE.comm bahwa program IB di Kabupaten Pasuruan dimulai sejak tahun 1990 hingga sekarang. Kegiatan tersebut salah satunya bertujuan untuk meningkatkan populasi ternak hewan besar seperti sapi potong dan sapi perah.

Untuk diketahui, peternak rakyat di kabupaten jumlahnya cukup banyak dan sistem pengelolaannya sudah modern. Untuk itu, Pemkab Pasuruan menggalakkan program IB supaya hasil produksi dan polulasi ternak bisa berkembang dengan cepat, dan berkualitas.

"Pemerintah daerah menyiapkan petugas IB yang memiliki sertifikat untuk membantu para peternak rakyat di wilayah Pasuruan yang ada di beberapa kecamatan yang merupakan kantong peternak hewan besar seperti Tutur, Lekok Puspo, Purwodadi, Prigen, dan beberapa kecamatan lainnya," jelasnya.

Atas dasar keberhasilan IB tersebut, maka Kabupaten Pasuruan ditunjuk oleh Pemerintah Pusat sebagai tempat magang bagi Kabupaten/Kota untuk belajar IB. Saat ini ada tiga Kabupaten yang belajar di Kabupaten Pasuruan, yakni Kabupaten Lombok, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Kapuas Hulu.

"Jumlah petugas atau dokter hewan yang sudah mengantongi sertifikat ada 25 orang. Mereka menjadi ujung tombak dinas dalam program IB," jelas Ari Widodo.

Populasi ternak hewan besar di Kabupaten Pasuruan berdasarkan data tahun 2018, tersebar di kantong-kantong ternak dengan rincian, untuk sapi perah lebih kurang 100 ribu ekor dan sapi potong 90 ribu ekor. Angka tersebut diproyeksikan akan terus bertambah seiring semakin banyaknya masyarakat yang tertarik untuk beternak.

Ada beberapa manfaat yang akan diperoleh peternak jika mengembangbiakan ternak besar menggunakan IB, di antaranya untuk meningkatkan genetik sapi lokal karena menggunakan spermatozoa dari pejantan unggul, mengatasi masalah kekurangan pejantan unggul, mengatur jarak kebuntingan ternak, mengurangi penyebaran penyakit kelamin karena pejantan dari ternak yang sehat.(bib/par/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...