Selasa, 20 Agustus 2019 15:35

Polresta Sidoarjo Bekuk Komplotan Curanmor yang Beraksi di 31 Lokasi

Senin, 15 Juli 2019 02:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Polresta Sidoarjo Bekuk Komplotan Curanmor yang Beraksi di 31 Lokasi
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menunjukkan para pelaku beserta barang bukti yang diamankan.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan empat orang tersangka komplotan pencurian sepeda motor. Komplotan curanmor ini tergolong kawak, karena telah beraksi di 31 lokasi di Sidoarjo.

Mereka adalah pasangan adik kakak Riski Kristanto (29) dan Joshua Riki Chistanto (20) warga Gubeng Masjid, Pacar Keling, KecamatanTambaksari, Surabaya. Keduanya merupakan eksekutor aksi pencurian motor. Selain itu, polisi juga menangkap dua penadahnya. Mereka adalah Moh Afandi (36) warga Bangkalan dan Ruspandi (22) warga Sampang.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan, maraknya aksi curanmor di Sidoarjo membuat polisi geram. Pihaknya langsung bergerak cepat memburu para tersangka yang meresahkan masyarakat itu.

“Kita sampai membentuk tim khusus untuk memburu curanmor,” cetus mantan Sekpri Kapolri itu.

Upaya itu pun membuahkan hasil, empat tersangka jaringan pencurian motor itu berhasil diringkus. Penangkapan berhasil dilakukan berdasarkan sejumlah barang bukti rekaman CCTV di sejumlah tempat di Sidoarjo.

Sejumlah barang bukti kejahatan juga berhasil diamankan polisi. Di antaranya: satu motor Honda Scoopy, satu motor Yamaha Nmax, satu buah kunci T, lima buah anak kunci T, hingga dua buah kunci L.

Zain menerangkan, kedua tersangka ini memang biasa menyasar motor jenis Nmax dan Scoopy. Tidak jarang kedua tersangka mencari mangsa berdasarkan pesanan dari para penadahnya. “Karena dua motor ini yang mudah laku,” imbuhnya.

Sementara itu, Riski mengaku jika nekat melakukan aksi curanmor karena tedesak masalah ekonomi. Ia lalu mengjak adiknya untuk turut serta mejadi bandit jalanan. “Butuh uang untuk makan sehari-hari,” akui Riski, pria yang juga pernah mendekam di penjara itu.

Zain berharap tindak kriminalitas di Sidoarjo dapat segera menurun. Pihaknya akan terus melakukan upaya pereventif dan penindakan untuk meciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di kota Delta. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...