Senin, 26 Agustus 2019 10:44

Damhudi: KPU Pacitan Harus Punya Komitmen Ciptakan Pilkada yang Berkualitas

Sabtu, 13 Juli 2019 19:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Damhudi: KPU Pacitan Harus Punya Komitmen Ciptakan Pilkada yang Berkualitas
Mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi saat cangkrukan dengan awak media dan LSM. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Tak lama lagi tahapan Pilkada Pacitan bakal dilaksanakan. Sebelum pesta demokrasi 5 tahunan itu digelar, mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi menayampaikan pesan-pesan kepada para komisioner yang baru saja dilantik.

Ia meminta agar lembaga penyelenggara pemilu itu mempunyai komitmen yang kuat dalam menyelenggarakan Pilkada yang damai, berintegritas, sehingga bisa melahirkan pemimpin berkualitas. 

Hal ini disampaikan Damhudi saat cangkrukan dengan awak media dan sejumlah pegiat LSM di salah satu kafetaria yang ada di Pacitan. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan agar KPU memegang teguh "empat tas". Yaitu integritas, netralitas, kualitas dan kapasitas. "Satu tas yang harus dikesampingkan, yaitu 'isi tas'. Jangan coba bermain-main dengan persoalan ini, sebab akan berujung petaka bagi penyelenggaraan proses demokrasi," pesan dia Jumat (12/7) malam kemarin.

Selain itu, lanjut bakal calon Bupati Pacitan ini, penyelenggara pemilu juga harus memperhatikan tiga "Asi". Yaitu koordinasi, komunikasi serta konsolidasi. "Ini mutlak harus dilaksanakan penyelenggara pemilu, agar proses demokrasi berjalan seperti yang diharapkan," tutur dia.

Tidak hanya itu, Damhudi juga berpesan kepada para anggota KPU agar bisa membawa diri selama menjadi pejabat publik sebagai penyelenggara pemilu. Terutama bisa menjaga lisan dan komentar-komentar yang berpotensi membuat ketidaknyamanan peserta pemilu dan masyarakat. Ia juga menekankan agar latar belakang profesi yang sebelumnya disandang benar-benar ditanggalkan.

"Jangan malah terus dibawa-bawa ketika sudah duduk sebagai komisioner KPU. Ini sangat berbahaya, sebab akan membuat ketidaknyamanan peserta pemilu dan masyarakat. Kalau sudah duduk sebagai penyelenggara pemilu, mestinya basic profesi yang pernah disandang jangan sampai dikembangkan. Apalagi kalau sampai dibuat manuver-manuver yang akan berpotensi terciptanya penyelenggaraan pemilu yang tidak kondusif," tandasnya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...