Kamis, 14 November 2019 02:29

Damhudi: KPU Pacitan Harus Punya Komitmen Ciptakan Pilkada yang Berkualitas

Sabtu, 13 Juli 2019 19:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Damhudi: KPU Pacitan Harus Punya Komitmen Ciptakan Pilkada yang Berkualitas
Mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi saat cangkrukan dengan awak media dan LSM. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Tak lama lagi tahapan Pilkada Pacitan bakal dilaksanakan. Sebelum pesta demokrasi 5 tahunan itu digelar, mantan Ketua KPU Pacitan Damhudi menayampaikan pesan-pesan kepada para komisioner yang baru saja dilantik.

Ia meminta agar lembaga penyelenggara pemilu itu mempunyai komitmen yang kuat dalam menyelenggarakan Pilkada yang damai, berintegritas, sehingga bisa melahirkan pemimpin berkualitas. 

Hal ini disampaikan Damhudi saat cangkrukan dengan awak media dan sejumlah pegiat LSM di salah satu kafetaria yang ada di Pacitan. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan agar KPU memegang teguh "empat tas". Yaitu integritas, netralitas, kualitas dan kapasitas. "Satu tas yang harus dikesampingkan, yaitu 'isi tas'. Jangan coba bermain-main dengan persoalan ini, sebab akan berujung petaka bagi penyelenggaraan proses demokrasi," pesan dia Jumat (12/7) malam kemarin.

Selain itu, lanjut bakal calon Bupati Pacitan ini, penyelenggara pemilu juga harus memperhatikan tiga "Asi". Yaitu koordinasi, komunikasi serta konsolidasi. "Ini mutlak harus dilaksanakan penyelenggara pemilu, agar proses demokrasi berjalan seperti yang diharapkan," tutur dia.

Tidak hanya itu, Damhudi juga berpesan kepada para anggota KPU agar bisa membawa diri selama menjadi pejabat publik sebagai penyelenggara pemilu. Terutama bisa menjaga lisan dan komentar-komentar yang berpotensi membuat ketidaknyamanan peserta pemilu dan masyarakat. Ia juga menekankan agar latar belakang profesi yang sebelumnya disandang benar-benar ditanggalkan.

"Jangan malah terus dibawa-bawa ketika sudah duduk sebagai komisioner KPU. Ini sangat berbahaya, sebab akan membuat ketidaknyamanan peserta pemilu dan masyarakat. Kalau sudah duduk sebagai penyelenggara pemilu, mestinya basic profesi yang pernah disandang jangan sampai dikembangkan. Apalagi kalau sampai dibuat manuver-manuver yang akan berpotensi terciptanya penyelenggaraan pemilu yang tidak kondusif," tandasnya. (yun/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Rabu, 13 November 2019 10:38 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...